Ridwan Alawi Buka Bengkel Spesialis Kendaraan Listrik di Bogor
Pertumbuhan kendaraan roda dua berbasis baterai di Indonesia mendorong peluang usaha baru di sektor perawatan.
Ridwan Alawi, pemilik sekaligus teknisi, resmi membuka Bengkel Motor Listrik dan Sepeda Listrik Bogor RI EV Maintenance di Cilebut, Bogor, pada Selasa (2/6/2026).
>>> Prabowo Copot Kepala BGN di Tengah Kontroversi Motor Listrik
Pembukaan tempat servis khusus ini didorong oleh kekosongan layanan purnajual dari produsen. Penambahan jumlah unit yang terjual tidak diimbangi dengan ketersediaan bengkel resmi atau pusat perbaikan.
Inisiatif pendirian bengkel spesialis pada 2024 didasari latar belakang pendidikan Ridwan di bidang teknik mesin. Maraknya keluhan pengguna kendaraan listrik di media sosial juga menjadi pertimbangan.
"Pertama, saya basic-nya di teknik mesin, khususnya di EV. Kemudian saya belajar juga di Yogyakarta, itu di pelatihan kendaraan listrik.
Kemudian saya lihat peluang yang ada di kota Bogor. Karena saya jalan ke mana-mana, kok banyak sekali motor listrik," kata Ridwan.
Kondisi lingkungan sekitar yang belum memiliki fasilitas perbaikan serupa memantapkan kesiapan operasional. Layanan berfokus pada berbagai jenis kendaraan roda dua ramah lingkungan.
>>> Daftar Harga Aki Motor Juni 2026 Alami Penyesuaian
"Nah, saya lihat peluang itu, dan di lingkungan saya juga tidak ada. Akhirnya saya beranikan diri dengan basic yang cukup, dan saya siap untuk bangun bengkel ini.
Khususnya di skuter, sepeda listrik, ataupun di motor listrik," ujar Ridwan.
Bengkel ini menerima perbaikan seluruh jenis kerusakan dari berbagai merek motor listrik. Penanganan teknis utama mencakup masalah elektrikal, terutama bagian pengatur arus dan baterai.
Namun, operasional perbaikan masih menghadapi hambatan keterbatasan pasokan komponen pengganti di pasar domestik. Kebutuhan suku cadang krusial sebagian besar masih harus didatangkan dari luar negeri.
"Seperti motor-motor konvensional, seperti ban, komstir, dan lain-lain kita masih bisa support. Asalkan bisa menunggu, karena kendala di kendaraan listrik adalah di spare part, itu pengadaannya agak sulit.
>>> Penjualan Mobil Listrik Global Melonjak 20% di 2025, Pasar AS Justru Melemah
Karena sebagian besar masih impor, jadi kendala di waktu saja," kata Ridwan.
Update Terbaru
TOP 35 Acara TV dengan Rating Terpopuler Hari ini 22 Juli 2026 ada Asmara Gen Z Diposisi 7
Selasa / 21-07-2026, 17:00 WIB
Materi PAI Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2 Lengkap
Selasa / 21-07-2026, 16:39 WIB
Pemerintah Percepat Pembangunan 5.000 Jembatan Desa Hingga Akhir 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Istana Harap Menteri PU Perbaiki Cara Komunikasi
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
Quartararo Resmi Pindah ke Honda di MotoGP 2027
Selasa / 21-07-2026, 16:38 WIB
IHSG Ditutup Menguat 1,74 Persen ke Level 6.340
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
4 HP RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Performa Lancar untuk Multitasking
Selasa / 21-07-2026, 16:36 WIB
FIFA Selidiki Pemain Argentina Usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
LSF: Baru 46 Persen Anak Indonesia Tonton Film Sesuai Usia
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB
KRAFTON India Rilis Roadmap Esports BGMI Paruh Kedua 2026
Selasa / 21-07-2026, 16:35 WIB







