Klub seperti Chelsea tidak akan membelinya karena mereka lebih fokus merekrut pemain muda dan kemudian membangun nilai jual mereka.

Jadi, pilihan klub untuknya makin sedikit," ulas Nevin.

Real Madrid Opsi Paling Realistis

Menurut Nevin, hanya Real Madrid yang secara finansial mampu memenuhi tuntutan gaji Rashford saat ini.

Namun, ia tetap menilai sang pemain seharusnya lebih memikirkan kesempatan bermain secara reguler dibanding mengejar kontrak dengan nilai tertinggi.

Sebelum dipinjamkan ke Barcelona, Rashford juga sempat membela Aston Villa pada paruh kedua musim 2024/2025.

>>> Timnas Indonesia Gelar TC 20 Hari di Bali Jelang Piala AFF 2026

Bersama tim asuhan Unai Emery, ia mencetak empat gol dan enam assist dalam 17 pertandingan.

Aston Villa yang kembali lolos ke Liga Champions masih berpeluang menjadi tujuan berikutnya. Namun, Nevin menilai hal itu hanya mungkin terjadi jika Rashford bersedia menurunkan ekspektasi gajinya.

Hidupkan Karier di MU

Meski begitu, Nevin tetap berpendapat bahwa Rashford seharusnya mencoba menghidupkan kembali kariernya di Old Trafford. Walau dua manajer MU sebelumnya sama-sama memilih meminjamkannya ke klub lain.

"Kalau saya memberi saran kepada Marcus, saya akan mengingatkannya bahwa karier pesepak bola itu singkat dan dia harus bermain sesering mungkin," ujar Nevin.

"Akan selalu ada klub yang membayarnya dengan sangat baik.

Tetapi, jika ada klub lain yang menawarkan dua kali lipat lebih besar dan dia justru jarang bermain, saya lebih memilih bertahan di tim yang memberi kesempatan tampil."

Nevin kemudian kembali menyoroti persoalan finansial yang dinilainya menjadi penghalang utama bagi Rashford. "Saya tidak tahu apakah Barcelona benar-benar bisa terus membayar semua uang itu.