Dadan Hindayana Dikabarkan Sudah Berada di Kejagung Saat Kantor BGN Digeledah

Penyidik Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berada di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6). Hingga siang hari, belum ada penjelasan resmi mengenai perkara yang menjadi dasar tindakan tersebut.

Di tengah proses penggeledahan, muncul informasi bahwa mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, telah berada di Gedung Kejaksaan Agung.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber yang mengetahui proses tersebut, Dadan disebut sudah hadir di Kejaksaan Agung pada hari yang sama saat penggeledahan berlangsung.

"Benar, sudah di Kejaksaan," kata sumber tersebut.

Selain Dadan, dua orang lainnya juga dilaporkan berada di Kejaksaan Agung untuk menjalani pemeriksaan terkait perkara yang berkaitan dengan BGN. Dengan demikian, terdapat tiga orang yang diperiksa dalam rangkaian penyelidikan tersebut.

>>> Peabo Bryson Sakit Apa? Meninggal Dunia? Benarkah Akibat Stroke? Berikut Krnologi Kematian Penyanyi OST Aladdin dan Beauty and the Beast

Penggeledahan Dilakukan Tim Pidsus

Penggeledahan di kantor BGN dilakukan oleh tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mohammad Jeffry, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut.

"Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," ujarnya dalam keterangan singkat.

Jeffry belum memberikan rincian mengenai perkara yang sedang ditangani. Ia menyatakan informasi lebih lanjut akan disampaikan melalui konferensi pers setelah proses penggeledahan selesai.

Karyawan Diminta Menunggu di Luar Gedung

Sejak pagi, aktivitas di lingkungan kantor BGN terlihat berbeda dari biasanya. Sejumlah pegawai yang datang untuk bekerja tidak diperkenankan langsung masuk ke area kantor.

Mereka diarahkan menunggu di luar gedung sambil menanti instruksi lanjutan. Kondisi serupa juga berlaku bagi awak media yang datang untuk melakukan peliputan.

Menurut informasi yang beredar di lokasi, akses ke dalam kantor dibatasi karena adanya kegiatan yang melibatkan tim Kejaksaan Agung.

Seorang petugas keamanan menyebut tim dari Kejaksaan Agung telah berada di lokasi sejak sekitar pukul 02.00 WIB.

Hingga sekitar pukul 09.00 WIB, karyawan masih terus berdatangan. Namun mereka belum dapat memasuki gedung, sementara pelayanan kantor juga belum berjalan seperti biasa.