Dadan Hindayana Tinggalkan Kursi Kepala BGN, Ini Profil, Pendidikan, dan Riwayat Kariernya

Perubahan terjadi di pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) setelah Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana tidak lagi menjabat sebagai kepala lembaga tersebut. Keputusan itu berlaku mulai 2 Juni 2026 usai dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan tata kelola institusi selama masa kepemimpinannya.

Nama Dadan kembali ramai diperbincangkan karena selama hampir dua tahun terakhir ia menjadi figur utama di balik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu agenda prioritas pemerintah yang menyasar pelajar, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Di tengah perhatian publik terhadap pergantian pimpinan BGN, latar belakang pendidikan, perjalanan akademik, hingga kehidupan pribadi Dadan Hindayana kembali banyak dicari.

>>> Astronom Temukan Bukti Pertama Medan Magnet Eksoplanet Lewat Angin Kencang

Lahir di Garut dan Berkarier sebagai Akademisi

Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat, pada 10 Juli 1967. Ia dikenal sebagai akademisi yang menekuni bidang entomologi, cabang ilmu yang mempelajari serangga.

Kariernya di dunia pendidikan tinggi dimulai pada 1992 ketika bergabung sebagai dosen di Departemen Proteksi Tanaman IPB University. Aktivitas mengajar berjalan beriringan dengan penelitian yang ia lakukan dalam bidang keilmuan tersebut.

Di lingkungan kampus, Dadan juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis. Salah satunya sebagai Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha IPB yang menangani berbagai program pengembangan kelembagaan.

Pengalamannya tidak hanya terbatas di perguruan tinggi. Ia turut terlibat dalam berbagai kegiatan konsultasi dan pengembangan kebijakan pada sejumlah instansi pemerintah.

Menempuh Pendidikan hingga Doktor di Jerman

Pendidikan sarjana ditempuh Dadan di Institut Pertanian Bogor pada Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan. Ia menyelesaikan studi pada 1990 dan tercatat sebagai lulusan terbaik di jurusannya.