Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan Magister Entomologi Terapan di University of Bonn, Jerman, dan memperoleh gelar tersebut pada 1997.

Pendidikan berikutnya ditempuh di Universitas Gottfried Wilhelm Leibniz Hannover, Jerman. Pada periode 1997 hingga 2000, ia menyelesaikan program doktoral di bidang Entomologi Terapan.

Sepanjang karier akademiknya, Dadan banyak meneliti perilaku serangga, aspek ekologi, hingga peran serangga dalam berbagai sistem pertanian. Sejumlah hasil penelitiannya dipublikasikan dalam jurnal ilmiah dan menjadi rujukan peneliti lain.

Ia juga pernah dipercaya memimpin STPK Banau di Halmahera Barat serta terlibat dalam berbagai program pengembangan pendidikan dan pertanian.

Memimpin Badan Gizi Nasional

Dadan resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada 19 Agustus 2024. Penugasan tersebut berlangsung sejak akhir masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan berlanjut pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Selama menjabat, ia bertanggung jawab mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah.

Pada 2 Juni 2026, Presiden Prabowo Subianto memutuskan melakukan pergantian pimpinan BGN. Evaluasi terhadap pelaksanaan program dan tata kelola lembaga menjadi bagian dari pertimbangan pengambilan keputusan tersebut.

Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam evaluasi mencakup pelaksanaan standar operasional prosedur serta mutu makanan dalam program MBG. Setelah pergantian dilakukan, posisi Kepala BGN diisi oleh Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Biodata Dadan Hindayana

  • Nama Lengkap: Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana
  • Tempat Lahir: Garut, Jawa Barat
  • Tanggal Lahir: 10 Juli 1967
  • Usia: 58 tahun (2026)
  • Kewarganegaraan: Indonesia
  • Agama: Islam
  • Status: Menikah
  • Anak: 3 orang
  • Profesi: Akademisi, Birokrat, Pakar Entomologi

Meski tidak lagi memimpin Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana tetap dikenal melalui rekam jejaknya di dunia pendidikan tinggi, penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia yang telah dijalani selama puluhan tahun.