Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada sesi perdagangan Rabu (3/6) pagi.

Setelah sempat mengawali hari di zona hijau, indeks berbalik arah dan merosot tajam ke level 6.048.

>>> Notif 'Operation Failed' saat Daftar WP Kriteria Tertentu? Ini Solusi Terbaru 2026

Berdasarkan data RTI Infokom sekitar pukul 10.10 WIB, IHSG melemah 147,2 poin atau 2,38 persen.

Volatilitas pasar terlihat tinggi sejak bursa dibuka.

Data Perdagangan Pagi Ini

Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG sempat menguat tipis 11,67 poin ke posisi 6.207. Namun, tekanan jual meningkat dan menghapus penguatan tersebut.

Nilai transaksi mencapai Rp7,55 triliun dengan volume 12,59 miliar lembar saham. Frekuensi perdagangan tercatat 957 ribu kali.

Sebanyak 555 saham terkoreksi, 110 saham menguat, dan 141 saham stagnan. Sentimen negatif mendominasi pasar.

Analisis Teknikal IHSG

Herditya Wicaksana, Analis Teknikal MNC Sekuritas, menilai IHSG saat ini sangat fluktuatif. Ia melihat potensi penguatan terbatas namun risiko koreksi masih terbuka.

>>> Khutbah Jumat 5 Juni 2026 Bahas Keutamaan Adab kepada Orang Tua di Atas Ilmu

Menurut Herditya, indeks berpeluang menguat ke rentang 6.362-6.484. Sebaliknya, area koreksi terdekat berada di 5.899-6.080.

Ivan Rosanova, Analis Binaartha Sekuritas, berpendapat IHSG masih dalam fase konsolidasi. Tren penguatan belum kokoh karena tertahan di bawah resistansi penting.

Ivan memperingatkan investor untuk waspada terhadap pelemahan lebih lanjut. Pergerakan indeks masih mencari landasan stabil.

Level Support dan Resistance

MNC Sekuritas memproyeksikan support di 5.996 dan 5.899, resistance di 6.318 dan 6.459.

Binaartha Sekuritas memberikan support 6.053 dan 5.911, resistance 6.459 dan 6.587.

Saham Rekomendasi Analis

Beberapa saham yang direkomendasikan meliputi: Barito Pacific (BRPT), Indo Tambangraya Megah (IMPC), Vale Indonesia (INCO), Kalbe Farma (KLBF), Adaro Andalan Indonesia (AADI), Adaro Minerals Indonesia (ADMR), Bank Mandiri (BMRI), dan Merdeka Copper Gold (MDKA).

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 4 - 7 Juni 2026

Saham-saham tersebut mencakup sektor pertambangan, perbankan, dan farmasi. Investor disarankan melakukan analisis mandiri sebelum bertransaksi.