Memasuki pertengahan tahun 2026, pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu.

Bantuan ini bertujuan menjaga daya beli dan memenuhi kebutuhan pokok warga di tengah dinamika ekonomi.

Berikut daftar bantuan yang cair pada Mei 2026 serta panduan mengecek status penerima secara online.

Daftar Bantuan Sosial yang Disalurkan

Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk beberapa program jaminan sosial, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pangan. Berikut rinciannya.

Program Keluarga Harapan (PKH)

PKH adalah bantuan tunai bersyarat bagi keluarga miskin. Besaran dana berbeda per kategori, disalurkan bertahap dalam setahun.

  • Ibu hamil dan nifas: Rp3.000.000 per tahun
  • Anak usia dini (balita): Rp3.000.000 per tahun
  • Siswa SD: Rp900.000 per tahun
  • Siswa SMA/sederajat: Rp2.000.000 per tahun
  • Lanjut usia (lansia): Rp2.400.000 per tahun
  • Penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000 per tahun
  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp10.800.000 per tahun

Dana PKH dibagi dalam beberapa termin sepanjang tahun. Program ini bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui investasi kesehatan dan pendidikan.

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) / Kartu Sembako

BPNT diberikan dalam bentuk saldo elektronik Rp200.000 per bulan. Pencairan dilakukan setiap tiga bulan sebesar Rp600.000 per tahap.

Sasaran penerima adalah masyarakat desil 1 hingga desil 4.

Jadwal pencairan: Tahap 1 (Januari–Maret), Tahap 2 (April–Juni), Tahap 3 (Juli–September), Tahap 4 (Oktober–Desember).

Saldo dapat digunakan untuk membeli bahan pangan pokok di e-warong atau agen resmi. Sistem nontunai memudahkan pengawasan agar bantuan tepat sasaran.

Program Indonesia Pintar (PIP)

PIP membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tidak putus sekolah. Bantuan disalurkan ke rekening SimPel di bank pemerintah.

  • Siswa SD/SDLB/Paket A: Rp450.000 per tahun
  • Siswa SMP/SMPLB/Paket B: Rp750.000 per tahun
  • Siswa SMA/SMK/Paket C: Rp1.800.000 per tahun