Operator Kapal Laut Batasi Mobilitas Mobil Listrik Antarpulau
Aturan pengangkutan kendaraan listrik menggunakan kapal laut menjadi sorotan setelah sejumlah operator pelayaran jarak jauh menerapkan kebijakan internal yang membatasi mobilitas antarpulau bagi mobil listrik.
Ketua Umum Komunitas Mobil Elektrik Indonesia (KOLEKSI), Arwani Hidayat, menjelaskan bahwa transportasi laut terbagi menjadi dua kategori utama.
>>> Mitsubishi Siapkan 13 Model Baru dan Pangkas Waktu Pengembangan Pakai AI
Pertama, penyeberangan jarak pendek di bawah pengelolaan ASDP yang diregulasi oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Kedua, pelayaran jarak jauh di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Perbedaan lembaga pengelola ini berdampak pada tata cara penanganan operasional kendaraan listrik di lapangan.
Menurut pantauan asosiasi, kendala transportasi tidak ditemukan pada rute penyeberangan jarak pendek seperti Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.
Meskipun berjalan lancar, manajemen kapal tetap memberlakukan pembatasan kuota dan tidak mengizinkan muatan diisi penuh oleh mobil listrik.
Pengaturan teknis posisi parkir kendaraan juga diatur demi menjaga keamanan selama pelayaran.
>>> Proton Ekspansi Pabrik EV di Tanjung Malim, Kapasitas Naik Jadi 42.000 Unit per Tahun
Secara umum, penyeberangan pendek dinilai cukup akomodatif terhadap kendaraan listrik.
Persoalan besar muncul pada operasional kapal laut dengan durasi pelayaran lebih panjang.
Ketiadaan regulasi resmi dari pemerintah pusat memicu kekhawatiran dari pihak manajemen perusahaan pelayaran.
Kekhawatiran ini berdampak pada penolakan pengangkutan kendaraan listrik oleh sebagian besar operator jarak jauh.
Kondisi ini memaksa pengguna mobil listrik mengambil rute memutar yang lebih panjang demi mencapai pulau tujuan.
>>> Chery Q vs Changan Lumin: Dua Mobil Listrik Ringkas Siap Bertarung di Indonesia
Rute alternatif yang ditempuh misalnya dari Jakarta ke Surabaya, lalu ke Ketapang (Banyuwangi), menyeberang ke Gilimanuk, lanjut ke Denpasar, Padang Bai, kemudian ke Lombok.
Update Terbaru
TOP 45 Acara TV dengan Program Terbaik Hari ini 20 Juli 2026 ada Lautan Cinta Masuk 5 Besar
Minggu / 19-07-2026, 18:00 WIB
84 Rekomendasi Tempat Nobar Final Piala Dunia 2026 di Jakarta: Dari Rooftop Mewah hingga Ruang Publik yang Meriah!
Minggu / 19-07-2026, 17:34 WIB
Fitur Firefox yang Sangat Dibutuhkan Chrome: Multi-Account Containers
Minggu / 19-07-2026, 17:12 WIB
Trump Media Tawarkan Akses Cepat ke Postingan Presiden dengan Biaya Tinggi
Minggu / 19-07-2026, 17:01 WIB
Asap Kebakaran Hutan Picu Peringatan Kualitas Udara dan Ketegangan Politik di AS
Minggu / 19-07-2026, 17:01 WIB
Saham SpaceX Anjlok di Bawah Harga IPO Akibat Kekhawatiran Industri AI
Minggu / 19-07-2026, 17:00 WIB
Bill Maher Sebut Trump Alami Gangguan Mental, Bela Makan Malam di Gedung Putih
Minggu / 19-07-2026, 17:00 WIB
Rumah Saquon Barkley di Pennsylvania Dibobol Maling, Keluarga Selamat
Minggu / 19-07-2026, 16:56 WIB
8 Polisi Chicago Terancam Dipecat karena Penipuan Pinjaman PPP
Minggu / 19-07-2026, 16:56 WIB
Usia Maksimal Lamar Polisi New York Diusulkan Naik Jadi 43 Tahun
Minggu / 19-07-2026, 16:55 WIB
LPEU MUI Luncurkan Program Perumahan Merah Putih, Green View Residence Jadi Proyek Perdana
Minggu / 19-07-2026, 16:49 WIB
Iran Tolak Negosiasi dengan AS, Sebut Janji Presiden Amerika Tak Bernilai
Minggu / 19-07-2026, 16:49 WIB
SP Pegadaian Tegaskan Dukungan Penuh untuk Visi Mengemaskan Indonesia
Minggu / 19-07-2026, 16:49 WIB
MPV Dominasi Pasar Hybrid Indonesia, Konsumen Belum Beralih
Minggu / 19-07-2026, 16:49 WIB







