Wacana menghidupkan kembali layanan penerbangan komersial di Bandara Husein Sastranegara (Bandung) dan Bandara Adisutjipto (Yogyakarta) kembali mencuat.

Rencana ini muncul setelah adanya arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk meninjau kembali fungsi kedua bandara bersejarah tersebut.

>>> 4 Kontroversi Dadan Hindayana Sebelum Dicopot dari Kepala BGN

Rencana Pengaktifan Kembali

Presiden Prabowo menginstruksikan jajaran terkait untuk mengkaji pembukaan kembali rute penerbangan komersial bagi pesawat bermesin jet maupun turboprop di kedua bandara.

Langkah ini bertujuan mempermudah aksesibilitas masyarakat menuju pusat kota Bandung dan Yogyakarta. Sebelumnya, penerbangan dialihkan ke bandara yang lebih baru.

Bandara yang masuk dalam rencana pengaktifan kembali layanan komersial adalah:

  • Bandara Husein Sastranegara (BDO): Terletak di pusat Kota Bandung, Jawa Barat. Sebagian besar penerbangannya dialihkan ke BIJB Kertajati.
  • Bandara Adisutjipto (JOG): Terletak di Sleman, Yogyakarta. Saat ini lebih banyak melayani pesawat baling-baling setelah operasional jet dipindah ke YIA.

Rencana ini diharapkan memberikan pilihan transportasi yang lebih efisien bagi wisatawan dan pelaku bisnis yang ingin langsung menuju pusat kota.

>>> Cara Minta Late Checkout Hotel yang Benar, Tips Rahasia Liburan Tanpa Ribet 2026

Dampak Terhadap Mobilitas dan Ekonomi

Kebijakan ini diprediksi berdampak signifikan pada perputaran ekonomi di sektor pariwisata dan jasa di sekitarnya.

Banyak warga menyambut positif karena akses dari kedua bandara dinilai lebih praktis dibandingkan bandara penggantinya.

Meskipun menawarkan kenyamanan, pemerintah tetap perlu melakukan kajian mendalam terkait pembagian slot terbang dengan bandara besar lainnya.

>>> The Backrooms Pecahkan Rekor Box Office Horor Orisinal 2026

Hingga saat ini, publik masih menantikan regulasi resmi yang akan mengatur teknis pelaksanaan arahan Presiden tersebut.