Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran (SV Unpad) tengah melakukan kajian mendalam untuk menghadirkan sejumlah program studi baru pada 2026.

Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor industri yang terus bertransformasi.

>>> Peminat Profesi Guru Turun Akibat Seleksi Diperketat? Ini Analisis Terbaru Pakar

Fokus Kajian Prodi Baru

Beberapa bidang yang menjadi fokus kajian utama adalah Kecerdasan Buatan (AI), keamanan siber, serta industri kesehatan.

Unpad juga mempertimbangkan pembukaan prodi lain yang memiliki potensi serapan kerja tinggi di masa depan.

Dekan Sekolah Vokasi Unpad, Dr. Kurniawan Saefullah, mengamati perubahan tren di mana calon mahasiswa dan orang tua kini lebih realistis dalam memilih jurusan.

Masyarakat mulai melihat sekolah vokasi sebagai jalur pendidikan efektif untuk mempersiapkan lulusan langsung terjun ke dunia profesional.

Kurikulum Berbasis Praktik

Dr. Kurniawan menjelaskan bahwa kurikulum vokasi dirancang dengan porsi praktikum yang dominan, mencakup laboratorium, teaching factory, hingga magang.

Pendekatan berbasis proyek juga menjadi pilar utama dalam mengasah keterampilan teknis mahasiswa.

Berikut tips bagi calon mahasiswa dalam memilih program studi vokasi yang tepat:

  • Lakukan riset mandiri mengenai peluang magang di industri terkait sebelum mendaftar.
  • Perhatikan potensi pengembangan jaringan profesional selama perkuliahan.
  • Pastikan program studi menawarkan keseimbangan antara hard skills dan soft skills.
  • Bayangkan target institusi atau jenis industri yang ingin dituju setelah lulus.

Saran tersebut diharapkan membantu calon mahasiswa lebih teliti dalam memproyeksikan karier sejak dini.

>>> Ulang Tahun ke-78, Umuh Muchtar: Prestasi Persib Lampaui Harapan

Tingkat Penyerapan Lulusan

Keunggulan SV Unpad tercermin dari data penyerapan lulusan yang sangat cepat di pasar kerja.

Sebagian besar lulusan periode 2022 hingga 2024 mendapatkan pekerjaan dalam waktu kurang dari enam bulan setelah lulus.