Persaingan ponsel pintar kini bergeser ke daya tahan baterai. Oppo dikabarkan tengah menguji coba ponsel kelas menengah dengan kapasitas baterai ekstrem hingga 10.000mAh.

Bocoran dari sumber tepercaya DSC mengungkapkan bahwa perangkat ini akan dipasarkan di segmen harga sekitar 2.000 yuan atau Rp4,3 juta.

>>> Huawei Resmi Luncurkan Nova 16 Ultra dengan Kamera 200 MP dan Baterai 7.000 mAh

Langkah ini berpotensi mengubah ekspektasi konsumen terhadap standar kapasitas daya ponsel.

Spesifikasi Teknis Bocoran

Dokumen yang bocor menunjukkan kapasitas aktual baterai berada pada rentang 9.700 hingga 10.000mAh.

Kapasitas tersebut hampir dua kali lipat dari ponsel flagship saat ini yang rata-rata 5.000-5.500mAh.

Sebagai perbandingan, iPhone 16 Pro Max memiliki baterai 4.670mAh, Samsung Galaxy S26 Ultra 5.600mAh, dan Xiaomi 14T Pro 5.000mAh.

Daya 10.000mAh umumnya hanya ditemukan di tablet seperti iPad Pro 12,9 inci (10.300mAh) atau ponsel tangguh seperti Ulefone Armor 23 Ultra (10.800mAh).

Oppo dilaporkan berhasil memadatkan baterai raksasa ke dalam bodi ponsel yang tetap ramping. Ini menunjukkan kemajuan pada teknologi sel baterai dan sistem manajemen termal.

Spesifikasi lain yang bocor meliputi prosesor fabrikasi 4nm (kemungkinan Dimensity atau Snapdragon seri 7/8), layar datar LTPS resolusi 1.5K, desain tahan bentur, dan target harga 2.000 yuan.

Penggunaan panel LTPS, bukan AMOLED, diduga untuk menekan konsumsi daya.

>>> Baterai iPhone 18 Pro Versi China Dikabarkan Lebih Besar dari Global

Pergeseran Tren Industri

Industri smartphone global dinilai telah melewati fase kamera (2018-2021) dan AI (2022-2024). Kini memasuki era daya tahan sejak 2025.

Konsumen lebih mendambakan ponsel yang tahan beberapa hari tanpa pengisian ulang.