Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait dugaan riset palsu yang melibatkan empat orang lulusannya dalam ajang konferensi internasional.

Pihak kampus mengonfirmasi bahwa nama-nama yang beredar memang merupakan alumni dari perguruan tinggi tersebut.

>>> Ai Ogura Akui Manuver Salip Marc Marquez Kurang Bersih di MotoGP Italia 2026

Keempat alumni yang teridentifikasi adalah Rifaldy Fajar, Prihantini, Rini Winarti, dan Riana Dwi Kurniawati.

Berdasarkan catatan resmi universitas, mereka diketahui telah menyelesaikan masa studinya dan lulus pada kurun waktu antara tahun 2019 hingga 2021.

Tindakan Individu Tanpa Kaitan Institusi

Meskipun status mereka adalah alumni, manajemen UNY menegaskan bahwa aksi yang dilakukan keempat orang tersebut tidak memiliki sangkut paut dengan institusi kampus.

Pihak universitas memastikan bahwa saat ini mereka tidak terdaftar sebagai staf pengajar, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa aktif.

Segala aktivitas akademik yang dijalankan oleh para alumni tersebut dianggap sebagai kegiatan mandiri di luar lingkup tanggung jawab kampus.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor UNY bidang Akademik, Prof Nur Hidayanto Pancoro Setyo Putro, yang menyebut tindakan mereka murni bersifat personal.

  • Status Alumni: Terkonfirmasi sebagai lulusan UNY pada periode kelulusan 2019-2021.
  • Status Kepegawaian: Tidak terdaftar sebagai dosen atau tenaga kependidikan di lingkungan kampus.
  • Status Akademik: Tidak menyandang status sebagai mahasiswa aktif dalam jenjang pendidikan apa pun di UNY.
  • Keterlibatan Institusi: Segala bentuk riset dan publikasi yang dilakukan bersifat individu dan di luar kendali universitas.

Pernyataan ini dikeluarkan untuk memberikan batasan tegas bahwa institusi tidak memfasilitasi atau mendukung aktivitas yang melanggar kode etik tersebut.

Pihak kampus juga merasa perlu menjaga reputasi akademik yang selama ini dijunjung tinggi oleh seluruh sivitas akademika.