Produsen elektronik konsumen asal China, Dreame, yang dikenal lewat robot vacuum, memiliki ambisi serius di industri otomotif.

Perusahaan yang belum memproduksi satu pun mobil produksi massal ini sudah menargetkan ekspansi internasional, termasuk ke Australia.

>>> Porsche 911 GT3 Touring 'Tree of Life' Hadir dengan Cat Berubah Warna

Dreame ingin menembus 10 besar merek mobil terlaris di Australia dalam waktu lima tahun. Jika berhasil, pencapaian itu akan menjadi luar biasa.

Fokus pada SUV dan Pikap

Dreame telah menunjuk James Moore untuk memimpin operasinya di Australia dan Selandia Baru. Moore mengatakan perusahaan berencana meluncurkan mobil pertamanya tahun depan.

Jangan berharap melihat versi produksi dari konsep mobil listrik supercar Nebula Next 01 atau SUV Next 01X.

Juga tidak akan ada sedan Kosmera yang terinspirasi Bugatti Chiron, maupun dua SUV tangguh dari merek Star Motor.

Sebagai gantinya, Dreame akan menjual SUV yang lebih mainstream, dengan kendaraan niaga dan pikap mungkin menyusul.

>>> BMW X5 Generasi Baru Hilangkan Fitur Split Tailgate

Moore menyatakan mereka menargetkan segmen volume seperti SUV kecil, menengah, besar, serta potensi pikap dan kendaraan niaga.

“Kami ingin menjadi tolok ukur di level menengah ke atas. Kami tidak tertarik bersaing di harga murah,” kata Moore kepada Drive Australia.

“Banyak merek masuk di titik harga anggaran, dan itu pasar yang sangat padat.”

Moore menambahkan bahwa model untuk Australia akan mencakup tiga hingga empat segmen, fokus pada area pasar paling populer.

Kesuksesan merek lain membuka kemungkinan pikap yang difokuskan untuk Australia.

>>> Stellantis Janjikan Diferensiasi Desain, Empat Merek Dapat 70% Investasi

Awalnya, kendaraan Dreame akan sepenuhnya bertenaga listrik. Namun ke depan, mereka bisa menambahkan model range-extender dan plug-in hybrid untuk memperluas daya tarik.