Beberapa pemain diketahui menghabiskan masa liburan mereka di Amerika Serikat dan kawasan Karibia setelah berakhirnya musim Premier League.

>>> Polisi Toronto Sita 16 Ribu Merchandise Sepak Bola Palsu Jelang Piala Dunia 2026

Mereka juga telah menerima berbagai arahan dari Tuchel mengenai pentingnya beradaptasi secepat mungkin dengan suhu udara dan perbedaan zona waktu.

Staf pelatih Inggris bersama tim ilmuwan olahraga Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) telah menyusun persiapan selama lebih dari 12 bulan.

Mereka mempersiapkan kondisi berat yang akan dialami para pemain di Amerika Utara, dan mungkin juga di Meksiko pada fase gugur.

Pada Juni tahun lalu di Barcelona, FA membangun ruang simulasi panas khusus untuk meniru kondisi yang diperkirakan akan dihadapi tim.

Suhu udara diperkirakan bisa mencapai lebih dari 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan sekitar 75 persen.

Selama berada di Spanyol, para pemain diminta menelan kapsul biometrik agar para ahli FA dapat memantau suhu tubuh internal dan berbagai data penting lainnya saat mereka berlatih hingga hampir mencapai batas kelelahan.

Setelah itu, setiap pemain dinilai berdasarkan kemampuan mereka untuk pulih dengan cepat setelah menjalani aktivitas fisik yang berat.

FA juga meminta masukan dari berbagai tim olahraga Inggris lainnya yang pernah menghadapi kondisi cuaca ekstrem serupa dalam kompetisi internasional.

Tuchel mengakui cuaca panas akan menjadi tantangan besar bagi Inggris di Piala Dunia. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh dijadikan alasan jika timnya gagal mencapai target.

>>> 6 Pemain Bintang dengan Gaji Tertinggi di Piala Dunia 2026

"Panas akan menjadi tantangan besar, tetapi itu bukan alasan. Semua tim harus menghadapi kondisi yang sama, dan kami harus siap mengatasinya," tegas Tuchel.