Gunakan Suhu Air yang Tepat

Jangan menyiram bubuk kopi dengan air mendidih karena suhu ekstrem melepaskan zat asam berlebihan. Biarkan air mendidih selama 30–60 detik hingga suhunya sedikit turun.

>>> Siapa Tony Soegiono yang Jadi Korban Pengurasan Rekening Rp1,2 Miliar oleh Terapis Spa di Surabaya

Suhu air seimbang menghasilkan cita rasa nikmat tanpa rasa tajam. Selain suhu, rasio kopi dan air juga harus dijaga.

Takaran ideal: 1 sendok makan bubuk kopi untuk 200–250 ml air, menghasilkan kekuatan rasa sedang (mild). Dengan kepekatan moderat, aroma kopi tetap terasa tanpa membebani lambung.

Waktu Minum dan Tambahan Bahan

Kebiasaan minum kopi saat perut kosong dapat memicu produksi asam lambung berlebih. Dianjurkan menikmati kopi setelah makan sebagai bantalan pencernaan.

Kopi bisa diminum setelah sarapan, makan siang, atau camilan sehat sore hari. Penggunaan pemanis dan krimer juga perlu diawasi.

Gula berlebihan atau krimer nabati tertentu dapat memperburuk peradangan. Batasi gula dan krimer agar profil kopi tetap bersih.

Kopi hitam sedikit encer sering lebih aman daripada kopi susu manis.

Tips Tambahan Menikmati Kopi bagi Penderita GERD

Beberapa kebiasaan kecil membantu Anda tetap aman saat minum kopi. Batasi konsumsi maksimal 1–2 cangkir per hari.

Jangan minum kopi mendekati waktu tidur karena dapat memicu refluks malam hari. Pilih biji kopi dengan profil rasa kacang atau cokelat, bukan buah-buahan asam.

Perhatikan reaksi tubuh setiap kali minum kopi. Setiap orang memiliki ambang toleransi berbeda terhadap kafein dan keasaman.

Jika gejala GERD tetap muncul, konsultasikan dengan dokter spesialis.

Menikmati kopi bagi penderita GERD bukan hal mustahil. Kuncinya: pilih dark roast, gunakan cold brew, dan perhatikan waktu konsumsi.

>>> BTN Kucurkan Kredit Rp 1,5 Triliun ke Pindad, Percepat Produksi Maung MV3

Dengan langkah ini, Anda tetap bisa menjadi penikmat kopi tanpa menderita asam lambung.