Banyak penderita GERD atau asam lambung mulai menghindari kopi karena takut memicu gejala tidak nyaman.

Sensasi terbakar di ulu hati sering dikaitkan dengan kandungan asam pada minuman berkafein ini.

>>> Prabowo Pangkas 50% Rombongan PDLN, Istana Ungkap Aturan Terbaru 2026

Namun, tidak semua kopi berdampak negatif pada lambung. Dengan pemilihan biji dan teknik penyeduhan yang tepat, kopi tetap bisa dinikmati tanpa rasa cemas.

Kopi low acid atau kopi rendah asam kini populer sebagai solusi bagi penikmat kopi dengan pencernaan sensitif. Jenis kopi ini lebih lembut saat menyentuh lambung dibandingkan kopi konvensional.

Apa Itu Kopi Low Acid?

Kopi low acid adalah kopi dengan kadar keasaman lebih rendah dari kopi biasa, baik secara alami maupun melalui proses tertentu.

Profil rasanya lebih halus dan tidak tajam.

Bagi pemilik lambung sensitif atau pengidap GERD, karakteristik ini jauh lebih bersahabat. Berikut panduan meracik kopi rendah asam di rumah.

Cara Membuat Kopi Low Acid di Rumah

Langkah pertama adalah memperhatikan tingkat pemanggangan biji kopi. Pilihan dark roast sangat dianjurkan.

Karakteristik biji dark roast meliputi warna cokelat gelap atau hampir hitam, rasa kuat dan pahit alami, serta keasaman rendah.

Proses pemanggangan lama memecah senyawa asam dalam biji.

Selain biji, metode penyeduhan juga penting. Teknik cold brew menggunakan air dingin sangat direkomendasikan.

Langkah cold brew: siapkan wadah bersih, masukkan 100 gram kopi giling kasar, tuang 1 liter air suhu ruang atau dingin, aduk rata, simpan di kulkas 12–24 jam, lalu saring ampas.

Cold brew menghasilkan konsentrat kopi halus yang tidak memicu naiknya asam lambung. Jika lebih suka kopi hangat, perhatikan suhu air.