Presiden Prabowo Subianto memangkas jumlah rombongan perjalanan dinas luar negeri (PDLN) hingga setengahnya. Kebijakan ini diumumkan saat Prabowo tengah melakukan kunjungan kerja di Prancis.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengungkapkan bahwa setiap perjalanan hanya membawa 50-60 orang. Jumlah itu jauh lebih sedikit dibandingkan 120-200 orang yang biasa dibawa presiden sebelumnya.

>>> Siapa Tony Soegiono yang Jadi Korban Pengurasan Rekening Rp1,2 Miliar oleh Terapis Spa di Surabaya

"Rombongan Presiden Prabowo sudah dipangkas secara signifikan, lebih dari separuh dari sebelumnya," kata Teddy di akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Selasa (02/06/2026).

Pernyataan ini menanggapi kritik mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal.

>>> BTN Kucurkan Kredit Rp 1,5 Triliun ke Pindad, Percepat Produksi Maung MV3

Dino menyoroti tingginya biaya perjalanan dinas luar negeri Presiden Prabowo, salah satunya karena jumlah rombongan yang besar.

"Satu perjalanan ke luar negeri bisa menghabiskan biaya puluhan bahkan ratusan miliar," tulis Dino di Instagram. Biaya tersebut mencakup akomodasi, transportasi, dan pengamanan.

>>> Indonesia Resmi Punya Domain .ai.id, Begini Cara Daftar dan Syarat Terbaru 2026

Dengan pemangkasan ini, Istana berharap efisiensi anggaran dapat tercapai tanpa mengurangi efektivitas kunjungan kenegaraan.