Berikut daftar harga emas perhiasan dari Raja Emas Indonesia berdasarkan berbagai kadar:

>>> Resmi! BCA Ubah Batas Beli Valas Tunai per 2 Juni 2026, Cek Aturan Terbaru

  • K24* (Terbaik): Rp 2.530.000/gram
  • K24 (Murni): Rp 2.455.000/gram
  • K23: Rp 2.190.000/gram
  • K22: Rp 2.014.000/gram
  • K18: Rp 1.650.000/gram
  • K14: Rp 1.283.000/gram
  • K10: Rp 916.000/gram
  • K8: Rp 734.000/gram

Sebagai perbandingan, berikut harga emas perhiasan di platform Laku Emas:

  • Emas 24K (99%): Rp 2.463.000/gram
  • Emas 23K: Rp 2.124.000/gram
  • Emas 22K: Rp 2.033.000/gram
  • Emas 18K: Rp 1.661.000/gram
  • Emas 14K: Rp 1.288.000/gram
  • Emas 10K: Rp 916.000/gram
  • Emas 9K: Rp 822.000/gram

Perbedaan harga antar toko terjadi karena kebijakan margin dan biaya operasional masing-masing.

Panduan Menghitung Nilai Beli dan Jual Kembali

Menghitung harga beli emas perhiasan cukup mudah jika sudah mengetahui variabel dasarnya. Anda menjumlahkan hasil perkalian berat emas dengan kadar dan harga pasar, lalu ditambah biaya jasa pembuatan.

Contoh: membeli kalung 5 gram kadar 18K (75%) saat harga emas Rp 1.200.000/gram dengan ongkos Rp 500.000.

Totalnya: (5 x 0,75 x Rp 1.200.000) + Rp 500.000 = Rp 5.000.000.

Saat menjual kembali, biaya pembuatan tidak dihitung. Toko biasanya mengurangi kadar emas 2 persen sebagai kompensasi peleburan dan mengambil margin keuntungan sekitar 10 persen.

Misalnya, perhiasan 7 gram kadar 70% dihitung sebagai kadar 68% setelah potongan.

Dengan harga acuan Rp 900.000/gram, nilai kotor Rp 4.284.000, lalu dikurangi margin toko.

Estimasi uang yang diterima sekitar Rp 3.855.600. Disarankan menyimpan surat bukti pembelian untuk memudahkan transaksi di masa depan.

>>> iPhone 17 Pimpin Penjualan Smartphone Global pada Kuartal I 2026

Harga emas bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk data akurat, periksa situs resmi penyedia emas atau datang langsung ke gerai terpercaya.