Bojan Hodak, pelatih yang membawa Persib Bandung meraih tiga gelar juara beruntun, resmi meninggalkan klub tanpa seremoni perpisahan.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak mengingat prestasi gemilangnya.

>>> 8 Model Gelang Emas 750 Terbaru 2026, Desain Elegan yang Banyak Dicari

Manajemen Persib menjelaskan bahwa fokus utama klub adalah memastikan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Akibatnya, tidak ada momen yang tepat untuk mengadakan acara perpisahan.

Alasan Tidak Ada Acara Perpisahan

Adhitia Putra Herawan, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, mengatakan bahwa prioritas klub adalah perebutan gelar. "Semuanya memang fokus dulu ke juara.

Ya, agak susah cari momen yang tepatnya gitu," ujarnya.

Menurut Adhitia, ketiadaan seremoni bukan berarti kurang apresiasi. "Intinya memang momennya enggak ada dan berjalan begitu aja.

>>> Prabowo Bawa Investasi Rp 2.430 Triliun, Seskab Teddy Soroti Hasil Kunjungan Luar Negeri

Fokus utama klub juara dan Bojan juga punya fokus yang sama, juara gitu," tambahnya.

Setelah gelar juara dipastikan, Persib disibukkan dengan perayaan dan pawai kemenangan.

Peran Baru Bojan Hodak

Meski tidak lagi menjadi pelatih kepala, Bojan Hodak akan mengisi posisi baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor. Terkait klausul jika ia menerima tawaran klub lain, Adhitia enggan berkomentar.

>>> Viral Saling Sindir di Threads, Ruben Onsu Sebut Wendy Lo Penghasut dan Minta Fokus Cari Pekerjaan

Bojan hanya melakukan perpisahan pribadi dengan manajer Umuh Muchtar, pemain, dan ofisial tim di sebuah restoran di Sumedang.