"Di mana pun kompetisinya, jika sudah melibatkan Indonesia dan Malaysia pasti akan selalu ramai diperbincangkan," ungkap Hendry pada Senin (1/6/2026).

Hubungan Personal di Luar Lintasan

Hal menarik lainnya adalah perbedaan antara keriuhan media sosial dengan kenyataan di lapangan. Berdasarkan wawancara langsung dengan Veda menjelang musim Moto3 2026, hubungan antar pembalap ternyata sangat baik.

Tensi panas yang terlihat murni konsumsi penggemar dan pemberitaan media. Secara personal, Veda menjalin hubungan biasa dan profesional dengan Hakim Danish tanpa konflik pribadi.

Kedua pembalap muda dinilai sudah memiliki kedewasaan untuk tidak terpengaruh kebisingan di luar lintasan. Veda Ega memilih fokus pada pengembangan performa balapnya.

Sebagai debutan di Moto3 tahun ini, Veda berkomitmen memberikan hasil terbaik bagi Indonesia. Ia tidak ingin energi dan konsentrasinya terpecah karena menanggapi bumbu rivalitas dari publik.

>>> Hentikan Nafkah Anak, Ruben Onsu Akui Sulit Bertemu Buah Hatinya Selama Enam Bulan

Perjuangan Veda Ega di kelas Moto3 diharapkan terus membuahkan hasil positif hingga akhir musim. Meski rivalitas memanas, fokus utama tetap mengumpulkan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen dunia.