Hentikan Nafkah Anak, Ruben Onsu Akui Sulit Bertemu Buah Hatinya Selama Enam Bulan

Perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan setelah muncul persoalan terkait biaya pemeliharaan anak-anak pasca perceraian mereka.

Ruben disebut tidak lagi memberikan nafkah rutin kepada anak-anak yang kini tinggal bersama Sarwendah. Kondisi tersebut berlangsung sejak awal 2026 dan menjadi bagian dari polemik yang kini terbuka ke publik.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menjelaskan keputusan itu berkaitan dengan kesulitan yang dialami kliennya untuk bertemu anak-anak selama beberapa bulan terakhir.

Menurut Minola, Ruben merasa haknya sebagai ayah tidak terpenuhi karena akses bertemu anak semakin terbatas. Situasi tersebut kemudian memengaruhi keputusan presenter berusia 42 tahun itu dalam menyalurkan biaya pemeliharaan anak.

"Beberapa bulan ini Ruben ngambek hingga biaya pemeliharaan dan biaya pendidikan anak-anak harus ditanggung ibunya, yaitu S (Sarwendah)," kata Minola Sebayang saat memberikan keterangan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).

Minola menilai reaksi yang ditunjukkan Ruben masih dapat dipahami mengingat selama ini ia tetap menjalankan tanggung jawabnya terhadap anak-anak.

Ia juga mengingatkan agar kontribusi Ruben selama bertahun-tahun tidak diabaikan dalam melihat persoalan yang sedang terjadi.

>>> 3 Alasan Nadia Mulya Tekuni Olahraga Lari di 2026, Demi Anak dan Mental Health

"Bagaimana seorang ayah menafkahi anaknya bertahun-tahun? Jangan mengesampingkan perjuangan ayah selama ini," ujarnya.

Sebelumnya, Sarwendah menyampaikan bahwa biaya pemeliharaan anak terakhir kali diterima pada penghujung 2025. Setelah itu, seluruh kebutuhan anak disebut ditanggung sendiri olehnya.

Minola mengungkapkan bahwa sejak perceraian, Ruben telah mengalokasikan dana sekitar Rp225 juta untuk kebutuhan anak-anak. Namun penyaluran dana tersebut berhenti ketika Ruben merasa tidak mendapatkan kesempatan yang cukup untuk bertemu mereka.

"Anak ada dalam kekuasaan ibunya, ayah enggak bisa ketemu sama anaknya," ucap Minola.

Di tengah situasi tersebut, pihak Ruben berharap kedua belah pihak dapat menemukan jalan keluar yang memungkinkan hak dan kewajiban sebagai orang tua tetap berjalan seimbang, termasuk pengaturan waktu pertemuan dengan anak-anak.