Ekspor Satu Pintu, Purbaya Hitung Potensi Cuan Tambahan Terbaru di 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menghitung dampak kebijakan ekspor satu pintu terhadap penerimaan negara.
Kebijakan ini diterapkan melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) untuk mengelola komoditas sumber daya alam (SDA).
>>> Warner Bros Resmi Garap Film Game of Thrones: Aegon's Conquest
Purbaya menjelaskan bahwa konsolidasi ekspor komoditas strategis ke dalam satu pintu berpotensi besar meningkatkan pendapatan negara. Namun, angka pasti tambahan penerimaan masih dalam proses kalkulasi.
“Sudah dihitung, tapi belum ketemu angkanya. Jadi kita masih hitung terus, dan ini kan masih baru pertama kan ya.
Kita belum bisa lihat seperti apa dampaknya,” ungkap Purbaya pada Selasa (2/6/2026).
Menekan Kecurangan Ekspor
Pemerintah berharap sistem ekspor melalui PT DSI dapat meminimalisir tindakan curang dalam perdagangan internasional. Fokus utama adalah mengeliminasi praktik manipulasi harga yang merugikan negara.
Praktik ilegal seperti underinvoicing dan manipulasi transfer pricing menjadi perhatian serius. Dengan sistem satu pintu, pengawasan terhadap nilai asli komoditas yang diekspor diharapkan lebih transparan.
Optimalisasi penerimaan negara menjadi target akhir dari penertiban administrasi ekspor ini. Pemerintah meyakini kebocoran devisa dapat ditekan secara signifikan melalui koordinasi di bawah satu lembaga.
Evaluasi Berkala
Purbaya menambahkan bahwa evaluasi terhadap performa ekspor yang dikelola Danantara akan dilakukan secara berkala. Hal ini bertujuan memastikan efektivitas kebijakan dalam mendukung stabilitas fiskal nasional.
Rencana evaluasi kinerja ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia meliputi beberapa poin:
- Peninjauan menyeluruh terhadap kinerja ekspor komoditas SDA setelah tiga bulan operasional.
- Penghitungan riil kontribusi terhadap penerimaan kas negara.
- Analisis perbandingan efisiensi sistem satu pintu dengan mekanisme sebelumnya.
- Penyusunan proyeksi target penerimaan negara yang lebih akurat berdasarkan data lapangan.
Update Terbaru
Rumah Sarwendah Disebut Jadi Jaminan Utang Perusahaan Ruben Onsu, Cicilan Menunggak Sejak 2024
Selasa / 02-06-2026, 12:42 WIB
Profil Fabiola Elizabeth Mantan Istri Reza Smash Disorot usai Muncul Dugaan Keterlibatan dalam Kasus Love Scamming
Selasa / 02-06-2026, 12:40 WIB
Sarwendah Ingin Drama dengan Ruben Selesai: Saya Lagi Cari Duit Halal
Selasa / 02-06-2026, 12:39 WIB
Warna Pakaian Kantor Terbaik dan Terburuk 2026, Pilihan Ini Banyak Dicari Profesional
Selasa / 02-06-2026, 12:39 WIB
Philips LED UltraBright Resmi Hadir, 40 Persen Lebih Terang dan Hemat Listrik
Selasa / 02-06-2026, 12:39 WIB
Anies Sebut Karier Diplomatik Dino Patti Djalal Terbangun dari Rekam Jejak Panjang
Selasa / 02-06-2026, 12:37 WIB
Jawaban Seskab Teddy atas Usulan Dino Patti Djalal soal Frekuensi Kunjungan Luar Negeri Prabowo
Selasa / 02-06-2026, 12:35 WIB
Dishub DKI Jakarta Lambat Buka Jalan Lenteng Agung Ambles
Selasa / 02-06-2026, 12:34 WIB
Ruben Onsu Sulit Temui Anak, Curhat Pilu Ayah Terasa Asing di Tahun 2026
Selasa / 02-06-2026, 12:34 WIB
Eks Istri Reza Smash, Fabiola Elizabeth Jadi Tersangka Love Scamming Rp41 M
Selasa / 02-06-2026, 12:34 WIB
Anak Kecil Terperosok ke Parit Kandang Gajah Ragunan Akibat Lalai Pengawasan
Selasa / 02-06-2026, 12:29 WIB
11 Aturan Baru Piala Dunia 2026: Format 48 Tim hingga Regulasi Kiper Terbaru
Selasa / 02-06-2026, 12:29 WIB
Resmi, Vidio Siarkan Eksklusif Laga Timnas Indonesia Sepanjang Juni 2026
Selasa / 02-06-2026, 12:29 WIB
30 Kota Paling Ramah Pejalan Kaki di Dunia 2026, Roma Juara
Selasa / 02-06-2026, 12:24 WIB






