Warner Bros secara resmi mengumumkan proyek film prekuel Game of Thrones bertajuk Aegon's Conquest melalui ajang CinemaCon 2026.

Langkah ini menjadi momen bersejarah bagi franchise karya George R. R.

>>> Prabowo Blak-blakan Ungkap Cerita Hadapi Kelompok Doyan Korupsi di 2026

Martin.

Sebelumnya, prekuel hanya hadir dalam format serial televisi. Kini penonton akan disuguhkan tontonan epik langsung di bioskop.

Kisah Penaklukan Westeros

Film ini mengangkat peristiwa sekitar 300 tahun sebelum konflik utama Game of Thrones.

Fokus cerita pada Aegon I Targaryen, sang penakluk legendaris yang menyatukan hampir seluruh kerajaan di Westeros.

Aegon didampingi dua saudarinya, Visenya dan Rhaenys Targaryen. Mereka mengendarai tiga naga raksasa: Balerion (The Black Dread), Vhagar, dan Meraxes.

Kehadiran naga-naga ini menjadi kunci kemenangan dalam peperangan. Peristiwa tersebut menjadi asal-usul terciptanya Iron Throne.

Adaptasi dari Novel Fire & Blood

Landasan cerita diambil dari buku Fire & Blood karya George R. R.

Martin. Buku itu mengupas sejarah klan Targaryen secara mendalam.

Menurut catatan sejarah, Aegon hanya butuh dua tahun untuk menaklukkan enam dari tujuh kerajaan. Ia kemudian memerintahkan pembuatan Iron Throne dengan melelehkan pedang musuh menggunakan api naga.

>>> IHSG dan Rupiah Awal Juni 2026: Tertekan Isu MSCI dan Aturan DHE SDA

Pendekatan narasi layar lebar diharapkan mengeksplorasi sisi politik dan drama karakter yang kompleks. Visual peperangan kolosal juga akan disajikan.

Penulis Naskah Berpengalaman

Warner Bros mempercayakan penulisan naskah kepada Beau Willimon. Ia dikenal lewat serial House of Cards dan Star Wars: Andor.

Keahliannya dalam membangun narasi kekuasaan membuat penggemar optimis terhadap kualitas film.