Dualisme kepemimpinan di Keraton Surakarta kembali mencuat setelah sebuah baliho besar menampilkan foto Paku Buwono (PB) XIV Mangkubumi terpasang di kawasan Gladag, Solo, pada Senin (1/6/2026).

Baliho tersebut memperlihatkan pakaian kebesaran raja dengan tulisan Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono XIV Keraton Surakarta.

>>> Jadwal Cair Gaji ke-13 ASN 2026 Resmi Rilis, Intip Besaran dan Komponen Terbarunya

Ketua Eksekutif Lembaga Dewan Adat (LDA), KPH Eddy Wirabhumi, mengonfirmasi maksud pemasangan baliho besar di pusat kota tersebut.

"(Pemasangan baliho itu sebagai bentuk pengumuman ke masyarakat Solo? ) Lha monggo dimaknai seperti apa.

Bisa begitu, bisa ke dalam (ke internal Keraton), bisa ke pemerintah. Luas pengertiannya," kata Eddy.

Pemilihan momentum pemasangan baliho sengaja diselaraskan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal yang sama.

"Jadi kan kita ini garisnya itu sebenarnya adalah meneguhkan satu sisi adat dan tradisi budaya, sisi lain pada saat kita juga bersama-sama mendirikan negara dan bangsa ini, juga harus konsisten dengan apa yang sudah kita bersama-sama mendirikan bangsa," ujar Eddy.

Langkah ini diklaim sebagai bagian penting dari peneguhan pilar utama lembaga adat di tengah situasi yang berkembang.

"Nah, keraton ini, raja itu juga bagian dari pilar utama Keraton Surakarta kan. Makanya kita teguhkan, kita pasang pada tanggal ini," dia menambahkan.

Kondisi internal Keraton Surakarta saat ini juga menjadi latar belakang penyesuaian langkah penyampaian informasi kepada publik.

>>> Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru 2 Juni 2026: Cek Jam Keberangkatan dan Harga Tiket Resmi

"Nah, lebih lanjut, kita ini sedang menghadapi internal yang mana panjenengan juga tahu sendiri apa yang terjadi.