Prabowo Ingin Ekonomi Dirasakan Rakyat: Bukan Sekadar Angka Statistik 2026
>>> Studi: Konsumsi Telur Rutin Turunkan Risiko Alzheimer hingga 27%
Pemerintah saat ini tengah menjalankan berbagai langkah strategis untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang lebih besar dan berani.
Strategi transformasi bangsa mencakup peralihan ke sistem ekonomi berlandaskan Pancasila, pemerataan manfaat pembangunan dari pusat hingga daerah, dan pengurangan ketergantungan pada pihak asing.
Presiden menyadari bahwa meskipun Indonesia memiliki kekayaan alam melimpah, manfaatnya belum dirasakan optimal oleh rakyat.
Transformasi ekonomi Pancasila dianggap sebagai solusi mutlak untuk memperbaiki kondisi tersebut.
Indonesia memiliki cadangan sumber daya alam strategis seperti mineral tambang (tembaga, timah, emas, nikel, logam tanah jarang), energi batu bara, komoditas perkebunan kelapa sawit, dan ketahanan pangan.
Presiden ingin memastikan seluruh nilai tambah dari sumber daya tersebut berputar di dalam negeri untuk kesejahteraan domestik.
Prabowo menyayangkan bahwa selama ini nilai tambah kekayaan alam Indonesia lebih banyak dinikmati pihak luar negeri.
Ia merasa prihatin karena rakyat seringkali hanya menjadi penonton di atas tanah yang kaya raya.
Transformasi ekonomi bertujuan memutus rantai kerugian tersebut dan menjadikan rakyat tuan rumah di negeri sendiri.
Presiden menyinggung bahwa perubahan besar ini kemungkinan menghadapi tantangan dari kelompok tertentu.
Namun, ia menegaskan bahwa kepentingan bangsa dan perut rakyat tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan segelintir pihak.
Peringatan Hari Lahir Pancasila dijadikan momentum untuk memperkuat fondasi ketahanan ekonomi nasional di tengah gejolak global.
Dengan ekonomi yang kuat dan adil, Indonesia diharapkan mampu menjadi bangsa yang berwibawa di mata dunia.
Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung langkah transformasi ini demi masa depan yang lebih cerah.
>>> IHSG Melesat 2% Hari Ini, Saham Konglomerat Kompak Bangkit
Keadilan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia kini menjadi prioritas tertinggi dalam agenda kerja Presiden Prabowo Subianto.
Update Terbaru
Investasi AI Raksasa Teknologi Picu Gelombang PHK Massal Karyawan
Selasa / 02-06-2026, 12:14 WIB
Daftar Skuad Ghana di Piala Dunia 2026: Kudus Dicoret, Semenyo Jadi Andalan
Selasa / 02-06-2026, 12:14 WIB
Gagal Menang di MotoGP Italia 2026, Jorge Martin Siap Balas Dendam ke Bezzecchi
Selasa / 02-06-2026, 12:14 WIB
Perjaka 25 Tahun Resmi Menikahi Janda 63 Tahun di Tulungagung, Kisahnya Viral di Media Sosial
Selasa / 02-06-2026, 12:09 WIB
29 Negara dengan Bahasa Prancis sebagai Bahasa Resmi, Mayoritas di Afrika
Selasa / 02-06-2026, 12:09 WIB
5 Makanan Paling Cepat Merusak Otak Menurut Ahli Harvard, Ini Daftarnya yang Mengejutkan di 2026
Selasa / 02-06-2026, 12:09 WIB
Vokalis Yovie & Nuno Nostalgia Album Semua Bintang, Libatkan Audy hingga Glenn Fredly
Selasa / 02-06-2026, 12:09 WIB
Biodata dan Agama Giorgio Antonio, Pengusaha yang Dikabarkan Dekat dengan Sarwendah
Selasa / 02-06-2026, 12:06 WIB
Valve Naikkan Harga Steam Deck, Tim Sweeney Sindir Gaya Hidup Mewah Gabe Newell
Selasa / 02-06-2026, 12:04 WIB
Inflasi RI Tembus 3,08 Persen pada Mei 2026, BPS Rilis Data Terbaru
Selasa / 02-06-2026, 12:04 WIB
Cara Resmi Cabut Status Lembaga Keuangan Pelapor CRS 2026, Terbaru dan Aman
Selasa / 02-06-2026, 12:04 WIB
Kendall Jenner dan Jacob Elordi Habiskan Waktu Bersama di Jepang, Foto Makan Malam Romantis Jadi Sorotan
Selasa / 02-06-2026, 12:03 WIB
Philips LED UltraBright Resmi Hadir, 40 Persen Lebih Terang dan Hemat Listrik
Selasa / 02-06-2026, 11:59 WIB
IHSG Melejit 2% Pagi Ini, Ternyata Ini Pemicu Utamanya di Tahun 2026
Selasa / 02-06-2026, 11:59 WIB






