Kehadiran Mees Hilgers dalam sesi latihan Timnas Indonesia menjadi sorotan. Namanya tidak terdaftar dalam skuad 23 pemain untuk FIFA Matchday Juni ini.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membeberkan alasan di balik keputusan tersebut. Bek tengah itu tetap dibawa bergabung dengan tim.

>>> Pedro Acosta vs Marc Marquez Makin Memanas, Duel Terbaru yang Banyak Dicari Fans MotoGP 2026

Proses Pemulihan Cedera

Keterlibatan Hilgers bertujuan mendukung percepatan pemulihan kebugarannya. Ia mengalami cedera ACL yang cukup serius.

Herdman menegaskan bahwa Hilgers merupakan bagian integral dari skuad dalam pemusatan latihan periode ini. Selain Hilgers, ada Mitchell Baker dan Luke Vickery yang juga ikut berlatih.

Keduanya merupakan calon pemain naturalisasi yang sedang dalam pantauan tim pelatih. Herdman menilai kehadiran Hilgers sangat krusial bagi masa depan tim nasional.

Meski saat ini belum bisa diturunkan, ia ingin memberikan dukungan moral bagi sang pemain. Hilgers melewati musim sulit tanpa penampilan bersama FC Twente di Belanda.

Berlatih di tengah lingkungan rekan setim dianggap lebih efektif bagi kesehatan emosional pemain berusia 25 tahun tersebut. Suasana kekeluargaan di timnas membantu proses akhir rehabilitasi.

>>> Harga Pasar Jay Idzes Meroket, Resmi Tembus 4 Besar Bek Termahal di Asia 2026

Membangun Kedekatan dengan Pelatih Baru

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyatakan bahwa bergabungnya Hilgers merupakan keinginan pribadi sang pemain. Ini juga respons atas permintaan John Herdman.

Langkah ini dianggap positif untuk mempererat hubungan antara pemain dan pelatih. Momen latihan menjadi kesempatan bagi Hilgers membangun chemistry dengan Herdman yang baru menjabat sejak Januari lalu.

Sumardji berharap pendekatan batin ini dapat memperkuat performa tim secara kolektif di masa mendatang.

Ia menegaskan bahwa Hilgers adalah sosok pemain yang tangguh dan bisa diandalkan di lini pertahanan.

>>> Cara Membuat Area Umbaran Ayam di Lahan Sempit agar Sehat, Terbaru 2026

Kesepakatan membawanya dalam pemusatan latihan menjadi bukti keseriusan manajemen dalam mengelola aset pemain potensial.