Pemerintah berencana memperpanjang tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga 40 tahun. Kebijakan ini disambut positif oleh PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengusulkan skema tersebut. Tujuannya meringankan angsuran bulanan masyarakat.

>>> China Relaksasi Aturan VAT Refund 2026, Turis Asing Bisa Cair Cepat Tanpa Ribet

Dukungan BTN dan Tantangan Risiko

Direktur Manajemen Risiko BTN, Setiyo Wibowo, menyatakan dukungannya. Menurutnya, tenor lebih panjang membuka akses kepemilikan rumah bagi kelas menengah ke bawah.

Skema ini dinilai sangat relevan bagi milenial. Rasio utang terhadap pendapatan bulanan pun bisa lebih stabil.

Namun, BTN menegaskan tidak semua orang bisa serta-merta mendapat fasilitas ini. Ada kriteria ketat yang harus dipenuhi.

Tantangan terbesar adalah masa pelunasan yang melampaui usia produktif. Misalnya, jika kredit diambil usia 25 tahun, cicilan baru lunas di usia 65 tahun.

Pada usia tersebut, sebagian besar pekerja sudah pensiun. Bank perlu memastikan nasabah tetap mampu membayar.

Mitigasi risiko yang disiapkan antara lain verifikasi sumber pendapatan tetap pasca pensiun. Asuransi jiwa kredit juga menjadi syarat.

>>> Disney's The Lion King Live In Concert Hadir di Jakarta Juni 2026

Skema co-borrower atau menggabungkan pendapatan dengan keluarga lain yang produktif bisa diterapkan. Analisis profil risiko sejak awal juga penting.

Setiyo menekankan tenor 40 tahun realistis dijalankan. Namun, kebijakan tidak boleh diterapkan seragam untuk semua debitur.

Faktor Penentu Keberhasilan

Keberhasilan skema ini bergantung pada proses underwriting yang ketat. Bank harus teliti menilai kemampuan bayar nasabah.

Ketersediaan sumber pendanaan jangka panjang bagi bank juga krusial. Tanpa likuiditas stabil, margin keuntungan bisa tergerus fluktuasi suku bunga.

Kolaborasi erat antara regulator dan perbankan diperlukan. Pemantauan berkala membantu mendeteksi potensi masalah sejak dini.

BTN memiliki rekam jejak kuat dalam pembiayaan hunian. Sejak 1976, bank ini telah menyalurkan lebih dari 6 juta unit KPR dengan total Rp530 triliun.

>>> Manfaat Kopi dan Efek Sampingnya bagi Kesehatan, Simak Aturan Minum Terbaru 2026

Saat ini BTN juga menawarkan sekitar 10.000 unit rumah lelang dengan promo bunga tetap 5 persen. Hal ini menunjukkan komitmen BTN mendukung sektor properti.