Perselisihan antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali memanas dan menjadi konsumsi publik.

Konflik yang sebelumnya tersimpan kini meledak di media sosial setelah kedua pihak saling memberikan pernyataan terbuka.

>>> Brasil Hancurkan Panama 6-2 dalam Uji Coba Piala Dunia 2026

Permasalahan ini mencuat setelah Sarwendah mengungkapkan keluhan mengenai nafkah anak yang dihentikan oleh Ruben Onsu.

Tidak hanya soal biaya hidup, Sarwendah juga menyinggung nasib rumah mereka yang kini terancam disita bank.

Rumah yang menjadi harta gono-gini tersebut masih dalam proses cicilan dan diklaim menunggak pembayaran. Akibat tunggakan itu, hunian mereka terancam masuk daftar lelang.

Alasan Ruben Onsu Menghentikan Nafkah

Pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya memberikan klarifikasi terkait penghentian aliran dana bulanan. Ruben mengakui sengaja menyetop nafkah yang disebut-sebut mencapai Rp200 juta per bulan.

Keputusan drastis ini diambil bukan tanpa alasan. Ruben merasa kesulitan mendapatkan akses bertemu dan menghabiskan waktu bersama anak-anaknya.

Berikut poin utama pemicu memanasnya hubungan kedua pihak:

  • Penghentian nafkah bulanan untuk anak sebesar Rp200 juta.
  • Hambatan akses bagi Ruben Onsu untuk menemui buah hatinya.
  • Tunggakan cicilan rumah bersama yang memicu ancaman lelang oleh bank.
  • Aksi saling sindir di platform media sosial Threads oleh keluarga besar.

Ketegangan ini menunjukkan bahwa proses perceraian mereka tidak berjalan mulus. Masalah finansial dan hak asuh anak menjadi batu sandungan utama.

Saling Sindir di Media Sosial

Pada Senin, 1 Juni 2026, situasi semakin keruh setelah Sarwendah mengunggah pesan melalui platform Threads. Ia menegaskan keinginannya fokus bekerja keras demi memenuhi kebutuhan anak-anaknya.

>>> Indonesia Open 2026 Digelar Mewah, Diikuti 248 Atlet Dunia dari 22 Negara