Pajak 0% untuk DHE SDA yang Mengendap di Dalam Negeri Resmi Berlaku
Kebijakan awal ini menyasar empat sektor utama: pertambangan, perkebunan, kehutanan, dan perikanan.
Pemerintah kemudian menerbitkan PP 8/2025 sebagai perubahan pertama untuk memperketat kebijakan.
>>> Pembangunan Sekolah Rakyat Kulonprogo Dikebut, 1.200 Pekerja Resmi Dikerahkan 2026
Dalam aturan ini, sektor minyak dan gas (migas) tetap mengikuti aturan lama, yakni kewajiban retensi 30% dengan durasi minimal tiga bulan.
Namun, untuk sektor SDA di luar migas, aturan berubah drastis menjadi kewajiban penempatan 100% dengan durasi minimal 12 bulan.
Meskipun kewajiban retensi diperketat, pemerintah masih memberikan ruang fleksibilitas bagi eksportir dalam pemanfaatan dana tersebut.
Salah satu kelonggaran adalah kemudahan dalam proses konversi devisa ke rupiah untuk keperluan operasional.
Penyempurnaan Melalui Aturan Terbaru
Perubahan kedua muncul melalui PP 2/2026 yang mengatur bahwa pemasukan dan penyimpanan DHE SDA harus dilakukan melalui bank Himbara.
Selain itu, terdapat batasan maksimal konversi ke rupiah sebesar 50% dari total dana yang diparkir.
Namun, regulasi ini tetap mengenal pasal pengecualian bagi sektor pertambangan, baik migas maupun non-migas, yang memiliki perjanjian resiprokal.
Untuk kelompok ini, mereka diizinkan menempatkan 30% devisanya di bank non-Himbara dengan masa retensi tiga bulan.
PP 2/2026 telah ditandatangani sejak 26 Februari 2026, namun implementasi teknisnya baru dilaksanakan serentak mulai hari ini.
Pelaksanaannya dilakukan bersamaan dengan PP 21/2026 yang berfungsi sebagai pelengkap sekaligus penyempurna aturan main di lapangan.
PP 21/2026 memperluas cakupan pasal pengecualian mengenai kewajiban penempatan dana pada bank milik negara.
Pengecualian tersebut kini tidak hanya berlaku untuk negara dengan perjanjian resiprokal, melainkan mencakup seluruh negara yang memiliki kesepakatan bilateral.
>>> 5 Penyebab Ilmiah Muka Boros yang Jarang Disadari, Ternyata Mengejutkan!
Dengan perluasan ini, pemerintah berharap proses administrasi devisa dapat berjalan lebih efisien tanpa mengurangi penguatan cadangan devisa.
Update Terbaru
Baca Prediksi Lookism Chapter 617 Bahasa Indonesia, Mode Serius! Konflik Belum Selesai
Jumat / 17-07-2026, 15:00 WIB
Apa Arti Las Malvinas Son Argentinas? Kata-Kata yang Viral Usai Semifinal Piala Dunia Inggris vs Argentina
Jumat / 17-07-2026, 14:52 WIB
Cara Mendapatkan Saldo Dana dari 5 Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya di Tahun 2026
Jumat / 17-07-2026, 14:43 WIB
Cara Mendapatkan Pinjaman KUR Mandiri 100 Juta dengan Cicilan Ringan di Tahun 2026
Jumat / 17-07-2026, 14:43 WIB
Gaya Ultah JLo ke-57: 3 Kali Ganti Baju dengan Perhiasan 500 Karat
Jumat / 17-07-2026, 14:43 WIB
Siapa Ning Najma Tsuroyya? Sosok yang Diduga Jadi Calon Istri Kadam Sidik
Jumat / 17-07-2026, 14:40 WIB
Akhirnya Terjawab! Profil Ning Najma Tsuroyya, Lulusan UIN Malang Asal Tuban yang Kabarnya Jadi Calon Istri Kadam Sidik
Jumat / 17-07-2026, 14:39 WIB
Apakah Film Korea Hope (2026) Bakal Lanjut Season 2?
Jumat / 17-07-2026, 14:37 WIB
Amazon Ganti Pemeran Kratos di God of War Usai Ryan Hurst Cedera
Jumat / 17-07-2026, 14:36 WIB







