Film horor psikologis fiksi ilmiah berjudul Backrooms sukses mencetak angka pembukaan yang luar biasa pada pekan perdananya di box office Amerika Utara.

Karya layar lebar pertama dari YouTuber Kane Parsons ini berhasil menarik perhatian luas setelah sebelumnya viral di berbagai platform media sosial.

>>> Turis India Kaget Kena Denda Rp28 Juta Usai Langgar Lalin di Swiss

Dominasi Box Office dan Rekor Baru

Backrooms mencatatkan pendapatan domestik sebesar US$81,4 juta atau sekitar Rp1,45 triliun pada minggu pembukaannya.

Sementara itu, dari pasar internasional, film ini mengantongi US$36,5 juta sehingga total pendapatan globalnya mencapai US$118 juta.

Angka tersebut tergolong sangat fantastis mengingat biaya produksinya hanya menghabiskan dana sekitar US$10 juta.

Variety bahkan menyebut film ini sebagai salah satu proyek paling menguntungkan sepanjang tahun 2026.

Berikut pencapaian prestisius yang diraih oleh film Backrooms:

  • Menjadi film dengan pendapatan akhir pekan pembukaan terbesar sepanjang sejarah distributor A24.
  • Memecahkan rekor debut film horor orisinal terbesar di industri film.
  • Mencatatkan awal terbaik bagi sutradara pemula dalam kategori film non-waralaba.
  • Menjadikan Kane Parsons sebagai sutradara termuda yang berhasil menempati peringkat pertama box office.

Berbagai pencapaian ini membuktikan bahwa karya yang bermula dari konten internet mampu bersaing dengan film-film blockbuster lainnya.

Parsons pun dikabarkan mulai mempertimbangkan untuk mengembangkan cerita ini menjadi sebuah waralaba besar.

Unsur Indonesia dan Alur Cerita

Menariknya, film ini sempat memicu perbincangan hangat di kalangan netizen karena diduga menyisipkan elemen budaya Indonesia.

Salah satu adegan dikabarkan menggunakan rekaman suara salam berbahasa Indonesia yang berasal dari Ilyas Harus.

Rekaman legendaris tersebut merupakan bagian dari The Golden Records milik NASA yang diluncurkan ke luar angkasa pada tahun 1977.