Peretas Incar Komputer Spesifikasi Tinggi untuk Tambang Kripto Siluman
Para penggemar PC yang gemar mengunduh perangkat lunak utilitas kini harus lebih waspada.
Sebuah aksi penambangan mata uang kripto berskala besar ditemukan tengah aktif menargetkan komputer berspesifikasi tinggi, terutama yang menggunakan kartu grafis khusus.
>>> Ilmuwan Temukan Gurita Purba Raksasa Nanaimoteuthis haggarti
Modus Operandi: SEO Poisoning dan Chatbot Palsu
Alih-alih menyebar malware secara acak, para peretas menggunakan pendekatan spesifik. Mereka menargetkan pengguna yang mencari perangkat lunak analisis GPU, pemeliharaan driver, dan benchmarking.
Perangkat keras inilah yang paling mumpuni untuk menambang kripto.
Modus operasional utama adalah teknik SEO poisoning, di mana peretas memanipulasi hasil mesin pencari untuk mengarahkan pengguna ke situs web tiruan.
Beberapa aplikasi yang sering dipalsukan tautan unduhannya meliputi Display Driver Uninstaller (DDU), CrystalDiskInfo, CrystalDiskMark, HWMonitor, FurMark, K-Lite Codec Pack, dan PDFgear.
Manipulasi ini tidak terbatas pada mesin pencari tradisional. Peretas juga berhasil mengelabui chatbot kecerdasan buatan untuk memberikan tautan palsu.
Contohnya, ChatGPT pernah memberikan URL domain . io untuk mengunduh CrystalDiskMark, padahal situs resminya menggunakan .
info.
>>> Foto: Army Berdoa di Kuil Demi Tiket Konser BTS
Beraksi Diam-diam Saat PC Nganggur
File berbahaya biasanya datang dalam arsip ZIP dan dirancang tidak langsung menimbulkan kecurigaan. File tersebut akan mengunduh ScreenConnect, alat manajemen jarak jauh legal yang biasa dipakai administrator TI.
Melalui ScreenConnect, peretas dapat memantau perangkat target dan memperluas muatan malware. Program penambang kripto beroperasi sangat sembunyi-sembunyi.
Proses penambangan hanya berjalan ketika PC dalam kondisi idle. Proses otomatis berhenti saat mendeteksi aktivitas pengguna, seperti gerakan mouse atau ketikan keyboard.
Langkah Pencegahan
Tim keamanan Microsoft Defender merekomendasikan pengguna mengaktifkan perlindungan berbasis komputasi awan serta perlindungan jaringan dan web. Fitur SmartScreen juga disarankan tetap aktif untuk mendeteksi situs web tiruan.
Pertahanan paling sederhana adalah mengubah kebiasaan mengunduh. Hindari mengandalkan mesin pencari atau chatbot AI secara buta saat mencari utilitas PC.
Gunakan repositori perangkat lunak tepercaya yang dikurasi untuk keamanan, atau cari aplikasi langsung melalui etalase resmi seperti Microsoft Store.
>>> Peretas Bobol Akun Instagram Obama White House Lewat Celah Meta AI
Jika ragu, periksa halaman Wikipedia aplikasi yang biasanya mencantumkan tautan ke situs web resmi pengembang.
Update Terbaru
Mantan Pembalap F1 Alex Zanardi Meninggal Dunia pada Usia 59 Tahun
Senin / 01-06-2026, 21:55 WIB
Siapa Pemilik Labubu? Ternyata Sosoknya Konglomerat Muda China yang Mengejutkan Dunia
Senin / 01-06-2026, 21:55 WIB
Pemerintah Siapkan Skema Pendampingan Terbaru UMKM Masuk Rezim Pajak 2026
Senin / 01-06-2026, 21:55 WIB
Timnas Iran Umumkan 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026
Senin / 01-06-2026, 21:50 WIB
Daftar Harga HP Terbaru 2026: 5 Rekomendasi Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan
Senin / 01-06-2026, 21:50 WIB
Viral: Aksi Pria Coba Belah Laut ala Nabi Musa Berakhir Kacau
Senin / 01-06-2026, 21:50 WIB
Tim Uber Indonesia Tertinggal dari Korea Selatan di Semifinal
Senin / 01-06-2026, 21:45 WIB
Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Lewat HP: Link Resmi dan Jadwal Cair Terbaru
Senin / 01-06-2026, 21:45 WIB
1 Juni 2026 Libur Nasional? Ini Jawaban Resmi SKB 3 Menteri
Senin / 01-06-2026, 21:45 WIB
Sean Gelael Raih Podium Ketiga di GT World Challenge Asia Mandalika
Senin / 01-06-2026, 21:40 WIB
PDIP Tanggapi Santai Rencana Jokowi Temui Kader PSI
Senin / 01-06-2026, 21:40 WIB
Menelusuri Jalur Rempah Jawa Tengah: Warisan Budaya Kesehatan yang Kembali Dilirik
Senin / 01-06-2026, 21:40 WIB
Cara Unduh Sertifikat Haji Digital Lewat Kartu Nusuk
Senin / 01-06-2026, 21:35 WIB
Resmi, Cek Pedoman Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Nasional dan Internasional
Senin / 01-06-2026, 21:35 WIB






