Perayaan gelar juara Liga Inggris Arsenal di London Utara pada Minggu (31/5/2026) berlangsung meriah namun diwarnai sejumlah insiden.

Layanan darurat setempat melaporkan sekitar 75 suporter harus dievakuasi petugas. Evakuasi dilakukan setelah mereka nekat memanjat pohon, atap bangunan, hingga lampu lalu lintas demi menyaksikan parade kemenangan.

>>> Nova Arianto Pastikan Mathew Baker Perkuat Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2026

Ratusan ribu pendukung memadati kawasan sekitar Emirates Stadium saat para pemain berkeliling menggunakan bus atap terbuka.

Kepulan asap merah dari flare dan kembang api mewarnai sepanjang rute pesta juara tersebut.

Dinas Pemadam Kebakaran London juga harus menangani kebakaran kecil di sebuah hotel.

Kebakaran ini diduga dipicu oleh flare yang menyasar bangunan tersebut, sementara penggunaan piroteknik lain memicu alarm kebakaran di beberapa lokasi.

Lautan manusia memadati jalanan London Utara untuk merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka menjuarai Liga Inggris 2025/26.

Suasana penuh nyanyian dan sorak-sorai mengiringi bus terbuka yang membawa trofi Premier League.

Trofi tersebut akhirnya kembali ke Emirates Stadium setelah penantian selama 22 tahun.

>>> Arsenal Juara Premier League Usai Penantian Dua Dekade

Gelar ini merupakan yang pertama bagi The Gunners sejak era "Invincibles" di bawah asuhan Arsene Wenger pada musim 2003/04.

Pasukan Mikel Arteta mengunci gelar juara sebelum pekan terakhir kompetisi bergulir. Arsenal kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan tujuh poin di atas rival terdekat mereka, Manchester City.

Keberhasilan ini sekaligus menyudahi puasa trofi Arsenal sejak memenangi Piala FA pada 2020 yang menjadi musim perdana Arteta.

Setelah tiga musim beruntun menjadi runner-up, mereka akhirnya kembali merajai sepak bola Inggris.

Belasan Suporter Ditangkap Kepolisian

Di balik kemeriahan pesta, Kepolisian Metropolitan London mengonfirmasi telah melakukan 16 penangkapan hingga Minggu malam. Petugas mengamankan para pelaku akibat berbagai pelanggaran hukum di area publik.

Jenis pelanggaran yang terjadi meliputi tindakan mabuk, mengganggu ketertiban umum, pelanggaran narkoba, pelecehan seksual, hingga penyerangan terhadap petugas darurat.

Selain itu, polisi juga menangani insiden penusukan yang terjadi di Hornsey Road.

>>> Timnas Indonesia Segera Amankan Dua Pemain Keturunan Luke Vickery dan Mitchell Baker

Kasus penusukan di kawasan tersebut mengakibatkan seorang pria terluka. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.