Ratusan ribu pendukung Arsenal memadati jalan-jalan di London utara untuk merayakan gelar Premier League pertama dalam 22 tahun.

Para suporter dari berbagai daerah memenuhi ruas jalan sambil bernyanyi, mengibarkan atribut klub, dan menyalakan suar merah.

>>> Timnas Indonesia Segera Amankan Dua Pemain Keturunan Luke Vickery dan Mitchell Baker

Pemain Arsenal melakukan parade menggunakan bus atap terbuka bersama trofi Premier League yang akhirnya berhasil mereka raih kembali.

Perjalanan Menuju Gelar

Arsenal terakhir kali mengangkat trofi Premier League pada musim 2003/2004 saat era tim legendaris "Invincibles" di bawah asuhan Arsene Wenger.

Pasukan Mikel Arteta memastikan gelar juara sebelum pertandingan terakhir musim ini setelah unggul jauh dari pesaing terdekat, Manchester City.

Pada akhir musim, Arsenal menutup kompetisi dengan keunggulan tujuh poin atas Manchester City yang finis di posisi kedua.

Gelar ini menjadi trofi pertama sejak Arteta mempersembahkan Piala FA pada musim debutnya sebagai pelatih pada 2020.

Kesuksesan tersebut mengakhiri penantian panjang setelah Arsenal harus puas menjadi runner-up Premier League selama tiga musim berturut-turut.

Kekalahan melalui adu penalti dari Paris Saint-Germain pada final Liga Champions di Budapest sehari sebelumnya tidak mengurangi antusiasme para pendukung.

Kembang api dan suara terompet vuvuzela semakin menambah kemeriahan suasana perayaan di jalanan.

Perayaan juara ini juga diikuti oleh tim putri Arsenal yang musim ini sukses meraih gelar FIFA Champions Cup.

Reaksi Suporter dan Pemain

"Kami memang bukan juara Eropa, tetapi kami adalah juara Inggris, dan itulah yang terpenting. Jadi kami senang bisa merayakannya bersama semua orang," ujar Julien Guillenenat, pendukung asal Prancis.

"Saya merasa kami akan baik-baik saja musim depan.