Timnas Indonesia dipastikan akan segera mendapatkan tambahan kekuatan di lini serang. Dua pemain keturunan, Luke Vickery dan Mitchell Baker, kini berada di tahap akhir proses naturalisasi.

Keduanya sudah tiba di Jakarta untuk mengikuti pemusatan latihan bersama skuad Garuda. Kehadiran mereka disambut positif oleh pelatih John Herdman.

>>> Borneo FC Amankan Tiket ASEAN Club Championship 2026/2027

Proses Naturalisasi Hampir Rampung

Pengamat sepak bola Ronny Pangemanan mengungkapkan bahwa John Herdman senang dengan kedatangan Vickery dan Baker. Meski belum resmi menjadi WNI, mereka sudah bergabung dalam latihan.

Namun, kedua pemain dipastikan absen pada FIFA Matchday Juni 2026 melawan Oman dan Mozambik. Proses administrasi diperkirakan belum selesai tepat waktu.

"Keduanya selangkah lagi jadi WNI.

Tadinya diupayakan untuk bisa ikut FIFA Matchday, tapi sepertinya tidak keburu," ujar Ropan via kanal YouTube Bung Ropan.

Target Debut di Piala AFF 2026

Fokus utama kini tertuju pada Piala AFF yang berlangsung 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Turnamen ini dinilai sebagai momen realistis bagi Vickery dan Baker untuk debut.

Kondisi klub masing-masing mendukung rencana tersebut.

>>> PSIM Yogyakarta Edukasi Mahasiswa UGM soal Manajemen Olahraga

Luke Vickery bermain untuk Macarthur FC di Liga Australia, sementara Mitchell Baker memperkuat Colorado Rapids di Amerika Serikat.

"Mereka bisa tersedia di Piala AFF karena tidak atau belum bermain di liganya masing-masing," kata Ropan.

Kebutuhan Taktis di Lini Depan

Luke Vickery, 20 tahun, berposisi sebagai penyerang sayap atau gelandang serang. Mitchell Baker, 19 tahun, merupakan penyerang murni.

Keduanya diharapkan meningkatkan produktivitas gol tim.

Proses pengambilan sumpah sebagai WNI ditargetkan rampung bulan depan. Setelah itu, John Herdman bisa memanggil mereka untuk persiapan Piala AFF.

>>> Bek Persik Kiko Carneiro Perpanjang Kontrak hingga 2028 Usai Alami Cedera

"Kehadiran Luke Vickery sebagai winger dan Mitchell Baker sebagai nomor 9 sangat penting. Target kita jelas, yakni juara karena selama ini kita menjadi runner-up," pungkas Ropan.