Apakah 1 Juni 2026 Libur Nasional? Ini Aturan Resmi dan Jadwal SKB 3 Menteri
Masyarakat Indonesia mulai bertanya-tanya apakah tanggal 1 Juni 2026 merupakan hari libur nasional. Kepastian ini penting untuk merencanakan kegiatan atau liburan keluarga.
Pemerintah secara resmi telah menetapkan bahwa 1 Juni 2026 adalah hari libur nasional. Keputusan ini diambil untuk memperingati Hari Lahir Pancasila.
Penetapan status tanggal merah ini memiliki dasar hukum yang kuat. Hal ini merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri serta Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016.
Regulasi tersebut dituangkan dalam Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Ketetapan itu tercatat dengan nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025.
Berdasarkan kalender 2026, Hari Lahir Pancasila jatuh pada hari Senin. Kondisi ini membuka peluang bagi masyarakat untuk menikmati libur panjang akhir pekan.
Meski pemerintah tidak menetapkan cuti bersama, jeda waktu ini tetap menjadi kesempatan berharga. Masyarakat bisa memanfaatkannya untuk beristirahat atau berkumpul bersama keluarga.
Sejarah Hari Lahir Pancasila
Peringatan setiap 1 Juni bertujuan mengenang pidato bersejarah Presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Pidato tersebut disampaikan dalam sidang BPUPKI pada tahun 1945.
Dalam forum itu, Soekarno mengemukakan gagasan lima dasar negara yang dikenal sebagai Pancasila. Konsep ini dirancang sebagai pedoman hidup bagi bangsa Indonesia yang majemuk.
Lima poin utama yang diusulkan Soekarno kini menjadi ideologi negara, yaitu:
- Ketuhanan Yang Maha Esa
- Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
- Persatuan Indonesia
- Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
- Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Kelima sila tersebut menjadi pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai ini menyatukan perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan di seluruh nusantara.
Update Terbaru
Israel Bangun Penjara dengan Parit Berisi Buaya untuk Tahanan Palestina
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
BGN Akui Masih Punya Utang MBG ke Pihak Ketiga Rp1,6 Triliun
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Kawal Distribusi BBM
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
Viral Mal di Surabaya Pasang Pagar, Ini Penjelasan Pengelola
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
Semifinal SEA V Cup 2026: Timnas Voli Indonesia Hadapi Vietnam
Jumat / 17-07-2026, 20:42 WIB
Amazon Ganti Pemeran Utama Serial God of War Usai Cedera Parah
Jumat / 17-07-2026, 20:38 WIB
AHM Tanggapi Keluhan Vario Evo 160 Rembes Usai Sehari Dipakai
Jumat / 17-07-2026, 20:38 WIB
Tinggi Anak Tak Kunjung Naik? Coba Cek Kualitas Tidurnya
Jumat / 17-07-2026, 20:38 WIB
Belajar Geologi dan Sejarah Bumi di Museum Geologi Bandung
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
Bank Mandiri Dorong Ekonomi Sirkular di Road to INACRAFT Festival 2026
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
STY Pastikan Persija Turunkan Skuad EPA di Piala Presiden 2026
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
OJK Cabut Izin Usaha BPRS Hasanah Mandiri Depok, Likuidasi Ditangani LPS
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
Maxim Klaim Pendapatan Mitra Naik 5% Setelah Komisi Dipangkas Jadi 8%
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB
Cucurella Berjanji Tato Wajah De la Fuente Jika Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Jumat / 17-07-2026, 20:35 WIB







