Penggunaan tabir surya pada wajah dan tubuh sudah menjadi rutinitas harian. Namun, para ahli mengingatkan bahwa ada satu area penting yang sering terlewatkan: kulit kepala.

Bagian paling atas tubuh ini justru menjadi area yang pertama dan paling sering terpapar sinar matahari secara langsung.

>>> 11 Barang di Rumah yang Bisa Ungkap Kepribadian Seseorang

Perlindungan di area ini sangat krusial karena dampak buruk radiasi ultraviolet yang mengintai.

"Apalagi bila kerusakan seperti kanker kulit ditemukan di kulit kepala, area tersebut bisa sulit diobati," jelas Dr Claire Wolinsky.

Oleh karena itu, Dr Claire Wolinsky menekankan pentingnya melindungi kulit kepala menggunakan tabir surya atau topi pelindung UV.

Langkah ini menjadi bentuk perlindungan mendasar bagi kesehatan kulit kepala.

"Studi telah menunjukkan bahwa rambut memberikan sedikit perlindungan untuk kulit kepala, terlepas dari warna rambut," tambah dokter kulit bersertifikasi, Dr Michele Green.

Penggunaan topi terkadang dinilai efektif, namun tidak selalu praktis dalam segala situasi.

Kondisi ini membuat tabir surya kulit kepala menjadi sangat penting, terutama bagi pria yang mengalami penipisan rambut atau kebotakan.

Sunscreen diaplikasikan untuk melindungi area kulit kepala, khususnya bagian belahan dan garis rambut, agar tidak mengalami luka bakar matahari.

Konsumen disarankan memilih produk bertekstur ringan, tidak lengket, dan mudah meresap seperti semprot atau bedak.

Rekomendasi Produk Sunscreen untuk Kulit Kepala

COOLA Organic Scalp & Hair Mist SPF 30 merupakan salah satu produk semprot ringan yang direkomendasikan. Produk ini juga melindungi rambut berwarna agar tidak memudar akibat sinar UV.

Formulasinya mengandung lebih dari 70 persen bahan organik bersertifikat, seperti minyak monoi dan panthenol.