Negara Indo-Pasifik Kompak Bendung China, Strategi Terbaru 2026
Negara-negara di kawasan Indo-Pasifik saat ini gencar memperkuat sistem persenjataan secara mandiri. Langkah ini diambil sebagai respons atas kebangkitan kekuatan militer China yang semakin masif di wilayah tersebut.
Selain faktor China, ada kekhawatiran mengenai sejauh mana Amerika Serikat dapat terus memberikan bantuan keamanan.
Ketidakpastian ini memicu negara-negara kawasan untuk tidak lagi bergantung sepenuhnya pada satu kekuatan besar.
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, telah mendorong mitra regional untuk mengambil peran lebih besar dalam menjaga keamanan.
Namun, banyak pihak merasa prioritas AS mulai terbagi, terutama dengan eskalasi konflik di Iran.
Kolaborasi dan Penguatan Mandiri
Gilberto Teodoro, Menteri Pertahanan Filipina, menyatakan para pemimpin militer di kawasan sepakat mempererat kolaborasi. Menurutnya, ada dorongan kuat agar setiap negara meningkatkan kapasitas pertahanan secara mandiri dan cepat.
Teodoro menjelaskan bahwa penguatan militer regional ini berfungsi mendukung eksistensi AS di kawasan. Filipina sendiri mulai memperdalam hubungan pertahanan dengan Jepang, Australia, Kanada, hingga Selandia Baru.
Ia menambahkan bahwa komitmen AS akan terasa semakin kuat jika banyak negara terlibat dalam menciptakan efek gentar terhadap ancaman yang sama.
Sinergi ini dianggap krusial untuk menjaga stabilitas.
Peran Sentral Jepang
Jepang memosisikan diri sebagai aktor sentral dalam jaringan keamanan baru di Indo-Pasifik.
Pada April lalu, Jepang melakukan perombakan besar-besaran terhadap aturan ekspor pertahanan yang telah berlaku selama puluhan tahun.
Langkah ini menghapus pembatasan penjualan senjata ke luar negeri bagi Tokyo. Kebijakan tersebut membuka peluang besar bagi ekspor kapal perang, teknologi rudal, dan persenjataan lainnya ke negara mitra.
Update Terbaru
OnePlus N6x Segera Hadir di India dengan Spesifikasi 'Familiar'
Kamis / 16-07-2026, 13:46 WIB
Aktris The Ring Meninggal sebagai Gelandangan, Ternyata Punya Harta Rp 7 M
Kamis / 16-07-2026, 13:46 WIB
Louis Vuitton Rilis Trophy Trunk Baru untuk Piala Dunia FIFA 2026
Kamis / 16-07-2026, 13:46 WIB
Innova Zenix Hybrid Resmi Jadi Armada Baru Bluebird, Lebih Irit dan Nyaman
Kamis / 16-07-2026, 13:41 WIB
Spotify Rilis Chatbot AI, Bisa Ngobrol dan Minta Rekomendasi Lagu
Kamis / 16-07-2026, 13:41 WIB
Mayapada Hospital Kuningan Luncurkan International Care Concierge untuk Komunitas Global
Kamis / 16-07-2026, 13:28 WIB
Cerita dari SDN Hanya Satu Murid Baru di Kampung KB Ciamis
Kamis / 16-07-2026, 13:26 WIB
10 Kota Terbaik untuk Liburan Luar Negeri Pertama, Bukan Paris atau London
Kamis / 16-07-2026, 13:26 WIB
Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN Blok Masela Hari Ini
Kamis / 16-07-2026, 13:26 WIB
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Target Bawa Timnas ke Piala Dunia 2030
Kamis / 16-07-2026, 13:22 WIB
Perang Iran Belum Selesai, Trump Sudah Siapkan Rencana Invasi ke Kuba
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
Lionel Messi Bantah Argentina 'Anak Emas' FIFA: Kami ke Final karena Kerja Keras
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
WN Singapura Cekik Pacar di Bali Hingga Tewas, Pelaku Ditangkap
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB
Iran Lancarkan Serangan Siber ke HP Tentara AS di Timur Tengah
Kamis / 16-07-2026, 13:21 WIB







