Tujuannya bukan untuk mencari dana tambahan, melainkan untuk menentukan valuasi resmi klub di pasar.

"It is not mandatory. But who can say this club is worth 10 billion euros?

Forbes? That is not the real valuation.

>>> Daftar Nomor Punggung Pemain Bintang Timnas Brasil di Piala Dunia 2026

The real valuation happens when someone buys a small stake, for example five percent, so that the value of the club can be realistically established," jelas Perez.

Perez membantah anggapan bahwa investor pembeli saham minoritas akan memiliki pengaruh besar terhadap arah klub. "They get nothing.

These are companies with incredible value. No one thinks they are coming to take over Real Madrid," tegasnya.

Langkah ini lebih berkaitan dengan citra dan prestise karena investor dapat mengasosiasikan diri dengan merek olahraga terbesar di dunia.

Kendali Penuh di Tangan Anggota

Perez meredam kekhawatiran tentang potensi penjualan saham lebih besar di masa depan. Ia memastikan setiap perubahan besar wajib mendapatkan persetujuan anggota melalui referendum.

"Whatever happens in the future will depend on the wishes of the members and always through a referendum.

But that five percent will not determine the direction of the club. As many as 95 percent of members will remain the ones controlling the club," tegasnya.

Penegasan tersebut menunjukkan Perez tidak berniat mengubah Real Madrid menjadi klub yang sepenuhnya dimiliki investor swasta.

Warisan Terakhir Sebelum Masa Jabatan Berakhir

Perez menunjukkan betapa pentingnya proyek tersebut baginya. Perubahan struktur kepemilikan ini disebut sebagai salah satu warisan terbesar yang ingin ia tinggalkan.

"I will not die before making sure the financial assets of the club belong to its members.

This club must not belong to someone who happens to be there, has no money, and then takes out a harmful loan to take over Real Madrid," ujarnya.

Perez juga melontarkan kritik kepada kelompok rival dalam pemilihan presiden yang dinilai memiliki agenda berbeda dengan visi masa depan klub.

Langkah konkret untuk mengubah model kepemilikan akan segera dilakukan jika ia memenangkan pemilihan.

>>> Timnas Belanda Siap Tempur di Piala Dunia 2026

"As soon as this election is over, I will hold an extraordinary assembly and a referendum to vote on changing the club's ownership model," tegas Perez.