Marc Marquez gagal menembus posisi lima besar dalam MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello. Pebalap Ducati Lenovo itu mengaku hasil akhir bukan prioritas utamanya.

Mugello menjadi momen krusial bagi Marquez untuk menguji pemulihan fisiknya. Ia baru saja menjalani operasi ganda dan sempat absen di beberapa seri.

>>> Harga Dexlite per 1 Juni 2026 Turun Menjadi Rp 23.000 per Liter

Marquez merasakan perubahan positif, terutama pada bahu kanan yang sebelumnya bermasalah. Ia bisa menyelesaikan balapan tanpa rasa mati rasa untuk pertama kalinya.

"Bagi saya, hal paling penting adalah rasa mati itu sudah tidak ada lagi," kata Marquez, dikutip dari Crash, Minggu (31/5/2026).

Operasi yang dijalani memberikan dampak signifikan. "Saya merasakan sensasi baru pada lengan saya.

Itu tujuan dari operasi," ujarnya.

Marquez start dari posisi keempat dan terlibat duel sengit dengan Pedro Acosta. Namun, kondisi fisiknya menurun di putaran-putaran terakhir.

Ia pun terlempar dari persaingan baris depan. Posisinya diambil alih oleh Acosta, Ai Ogura, dan Fabio Di Giannantonio.

Meski begitu, Marquez puas bisa bertahan hingga garis finis. Sebelum balapan, ia tidak bisa memprediksi reaksi bahu kanannya setelah dipacu penuh.

"Saya memberikan segalanya sampai tubuh dan lengan kanan saya mengatakan 'cukup'," katanya.

>>> Pemerintah Siapkan Skema Insentif Baru Mobil Listrik Baterai untuk 2026

Rasa lelah hebat melanda di tengah balapan. Konsentrasinya teruji saat melihat papan informasi yang menunjukkan 10 putaran tersisa.

"Ada sedikit frustrasi, tetapi saya tetap berusaha bertarung," ujarnya.

Marquez mengakui mempertahankan posisi di baris depan semakin sulit seiring berkurangnya tenaga. Ia tetap memacu motor hingga batas maksimal.

"Saya tahu mungkin akan kalah, tetapi saya tetap memberikan perlawanan maksimal," kata dia.

Modal Adaptasi dan Rehabilitasi Cedera

Keberhasilan menyelesaikan seluruh sesi di Mugello menjadi modal penting untuk seri berikutnya. Proses adaptasi dan rehabilitasi berjalan sesuai rencana tim.

Marquez juga menjelaskan cedera kaki akibat kecelakaan di Le Mans. Menurutnya, gangguan kaki tidak terlalu memengaruhi performa dibandingkan masalah bahu.

"Cedera kaki itu tidak ada apa-apanya dibandingkan apa yang saya rasakan pada bahu," katanya.

Ia sudah siap membalap sejak seri Catalunya di Montmelo. Namun, tim dan dirinya tetap fokus pada pemulihan total bahu kanan.

>>> Bahaya Menetap di Lajur Kanan Tol Meski Kecepatan Maksimal

"Kaki kanan saya memang belum 100 persen pulih, tetapi itu tidak menjadi batasan saat mengendarai motor," ujar Marquez.