Terdapat beberapa sektor prioritas yang akan menjadi fokus pembahasan utama.

Salah satu poin krusial adalah peningkatan kerja sama di bidang pertahanan. Pemerintah berkomitmen agar kerja sama ini tidak hanya berhenti pada proses pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista).

Pemerintah menargetkan tiga sektor kerja sama strategis:

  • Pertahanan: Transfer teknologi alutsista dan penguatan penguasaan teknologi militer oleh SDM dalam negeri.
  • Pendidikan (STEM): Pengembangan kolaborasi di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika antar kedua negara.
  • Energi & Mineral: Pemanfaatan mineral kritis secara optimal serta pengembangan sektor energi berkelanjutan.

Melalui rincian target di atas, pemerintah ingin membangun kemitraan yang lebih mendalam, terutama dalam alih teknologi dan pengembangan kualitas sumber daya manusia.

Prinsip "beyond procurement" atau melampaui sekadar pembelian alat menjadi landasan penting dalam negosiasi dengan Prancis.

>>> Ancaman PHK 2026 Menghantui, Sektor Manufaktur Jadi yang Paling Rentan

Dengan demikian, Indonesia diharapkan dapat mandiri dalam mengoperasikan serta merawat teknologi tinggi dari kemitraan internasional tersebut.