Istana Buka Suara Soal Kunjungan Prabowo ke Prancis, Ada Agenda Terbaru 2026
Pemerintah melalui Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) memberikan penjelasan resmi mengenai agenda perjalanan luar negeri Presiden Prabowo Subianto.
Klarifikasi ini dilakukan untuk merespons berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat.
>>> Bocoran Oppo Find X10: Kamera Selfie 100MP dengan Sensor Persegi
Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, menegaskan bahwa fokus utama kunjungan kerja presiden saat ini adalah menuju Prancis.
Ia membantah kabar yang menyebutkan adanya agenda resmi kepresidenan ke Italia dalam waktu dekat.
Klarifikasi Terkait Isu Kunjungan ke Italia
Dalam konferensi pers di Jakarta pada Minggu (31/5/2026), Qodari menyatakan bahwa pemerintah belum pernah mengeluarkan pernyataan resmi terkait rencana ke Italia.
Pernyataan ini bertujuan meluruskan simpang siur informasi yang ramai di media sosial.
Qodari menjelaskan bahwa satu-satunya agenda kenegaraan yang sudah terjadwal secara pasti adalah kunjungan ke Prancis.
Meskipun ada kemungkinan perubahan rute di tengah perjalanan, hal tersebut masih bersifat rencana dan belum menjadi keputusan resmi.
Berikut poin utama penjelasan Bakom RI:
>>> Waspada, Temuan Terbaru Ungkap Website Bisa Intip Aktivitas Pengguna Lewat SSD
- Pemerintah tidak pernah memberikan pernyataan resmi mengenai rencana kunjungan Presiden ke Italia.
- Agenda utama yang telah ditetapkan dan dipersiapkan secara matang saat ini hanyalah kunjungan ke Prancis.
- Informasi mengenai kunjungan ke Prancis sudah disampaikan ke publik sejak April 2026 melalui Kementerian Luar Negeri.
- Kunjungan ini merupakan bentuk balasan atas kunjungan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Indonesia pada tahun sebelumnya.
Penjelasan tersebut menekankan pentingnya merujuk pada informasi resmi pemerintah agar tidak terjebak dalam spekulasi yang belum terverifikasi.
Misi Utama Kerja Sama Indonesia dan Prancis
Menteri Luar Negeri Sugiono sebelumnya telah mengungkapkan bahwa kunjungan ke Prancis memiliki makna strategis bagi hubungan kedua negara.
Update Terbaru
5 Inovasi Saraf Bionik 2026 yang Bantu Otak Proses Suara Nyata
Kamis / 16-07-2026, 18:52 WIB
Belasan Teman Seangkatan Jokowi di UGM Siap Jadi Saksi di Sidang Dokter Tifa
Kamis / 16-07-2026, 18:52 WIB
DBS Rekomendasikan Tambah Porsi Emas dan Saham Asia, Ini Alasannya
Kamis / 16-07-2026, 18:51 WIB
Profil Rhmt Dimas Tersangka Pembunuhan Ojol di Tangerang: Umur, Agama dan IG
Kamis / 16-07-2026, 18:51 WIB
Siapa Rhmt Dimas? Pembunuh Ojol di Tangerang yang Tertangkap di Jakarta Utara
Kamis / 16-07-2026, 18:50 WIB
Bahlil Pastikan Masyarakat Tanimbar Jadi Prioritas Utama Tenaga Kerja Proyek LNG Masela
Kamis / 16-07-2026, 18:50 WIB
Nubia Pamer Ponsel AI Agent Pertama di Dunia Jelang Peluncuran
Kamis / 16-07-2026, 18:49 WIB
MG ADAPT: Platform Multi-NEV Pertama India untuk EV dan Hybrid
Kamis / 16-07-2026, 18:49 WIB
Jude Bellingham Menangis Usai Kalah dari Argentina, Reaksi Pacar Jadi Sorotan
Kamis / 16-07-2026, 18:49 WIB
Weekend Kini Tak Lagi Identik dengan Nongkrong, Ini Pilihan Aktivitas Gen Z
Kamis / 16-07-2026, 18:49 WIB
Viral Makeup Zendaya di Premiere 'The Odyssey', Tanpa Eyeshadow & Maskara
Kamis / 16-07-2026, 18:49 WIB
MG Luncurkan ZS Hybrid+ di Indonesia, Pertegas Komitmen Elektrifikasi
Kamis / 16-07-2026, 18:49 WIB
Ilmuwan China Ciptakan Elektrolit Gel untuk Baterai Solid-State, Atasi Kelemahan Utama Mobil Listrik
Kamis / 16-07-2026, 18:47 WIB
Mazda Siapkan 3 Mobil Baru untuk Debut di GIIAS 2026
Kamis / 16-07-2026, 18:47 WIB







