• Ibu Hamil dan Menyusui: Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
  • Anak Usia Dini (0-6 Tahun): Rp3.000.000 per tahun (Rp750.000 per tahap)
  • Pelajar SD: Rp900.000 per tahun (Rp225.000 per tahap)
  • Pelajar SMP: Rp1.500.000 per tahun (Rp375.000 per tahap)
  • Pelajar SMA: Rp2.000.000 per tahun (Rp500.000 per tahap)
  • Penyandang Disabilitas Berat: Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
  • Lanjut Usia (60+): Rp2.400.000 per tahun (Rp600.000 per tahap)
  • Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp10.800.000 per tahun (Rp2.700.000 per tahap)

Untuk BPNT, nominal bantuan tetap sebesar Rp200.000 per bulan. Pencairan biasanya dilakukan secara rapel untuk tiga bulan, sehingga total per tahap mencapai Rp600.000.

Jadwal Penyaluran Bansos 2026

Penyaluran bansos tahun 2026 dibagi dalam empat tahap.

Tahap pertama berlangsung Januari hingga Maret, tahap kedua April hingga Juni, tahap ketiga Juli hingga September, dan tahap keempat Oktober hingga Desember.

Waktu pencairan di setiap daerah bisa berbeda tergantung kesiapan administratif dan koordinasi dengan bank penyalur serta PT Pos Indonesia.

Masyarakat disarankan memantau status secara berkala.

Jika bantuan belum cair, jangan panik.

Pastikan data di Dinas Kependudukan aktif dan segera koordinasikan dengan kelurahan atau dinas sosial setempat jika ada ketidaksesuaian.

>>> Cara Cek Status BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak Terbaru 2026, Praktis Tanpa Ribet

>>> BMKG Prakirakan Cuaca Semarang Berawan Hari Ini 1 Juni 2026

>>> 11 Dapur MBG di Magetan Ditutup Paksa karena IPAL Tak Sesuai Standar