Skandal Gunung Emas Busang: Klaim 53 Juta Ton yang Ternyata Penipuan
Pada tahun 1993, perusahaan tambang asal Kanada, Bre-X, menggemparkan dunia dengan klaim penemuan deposit emas raksasa di Busang, Kalimantan Timur.
Mereka menyebut kandungan emas mencapai 53 juta ton, setara dengan gunung emas.
>>> Cara Berlangganan Fola Play untuk Nonton Piala Dunia 2026
Klaim itu langsung memicu lonjakan harga saham Bre-X di bursa Kanada hingga Rp7 triliun. Banyak pihak, termasuk pengusaha dan petinggi negara, ikut terlibat dalam perebutan saham.
Awal Mula dan Perebutan Saham
Informasi gunung emas disebarkan oleh Bre-X berdasarkan ekspedisi 12 hari ke pedalaman Kalimantan. Ahli geologi John Felderhof meyakini potensi besar di kawasan Busang.
Ketertarikan para elite nasional pun muncul. Bob Hasan mengakuisisi 50 persen saham PT Askatindo Karya Mineral dan PT Amsya Lina.
Sigit Harjojudanto ditawari kontrak konsultan US$1 juta per bulan oleh Bre-X.
Presiden Soeharto menerapkan kebijakan yang mengharuskan investor asing bermitra dengan pemerintah. PT Freeport-McMoRan ditunjuk untuk memvalidasi temuan emas tersebut.
>>> Beasiswa S1 Jepang 2026: Kuliah Gratis dan Tunjangan Rp12 Juta per Bulan, Resmi Dibuka!
Terbongkarnya Penipuan
Freeport mengirim tim ahli untuk mengambil sampel tanah.
Pada 19 Maret 1997, Direktur Eksplorasi Bre-X, Michael de Guzman, dilaporkan menghilang dan diduga bunuh diri dengan melompat dari helikopter.
Namun, investigasi jurnalis Bondan Winarno menemukan kejanggalan. Ciri fisik mayat tidak cocok dengan Guzman, sehingga diduga ia masih hidup dan sengaja menghilang.
Hasil uji laboratorium Freeport menunjukkan tanah di Busang tidak mengandung emas. Klaim Bre-X hanyalah manipulasi data untuk menaikkan harga saham.
Skandal ini mengguncang Indonesia karena berhasil memperdaya Presiden Soeharto dan lingkaran terdekatnya. Investor yang tertipu sempat menyandera CEO Bre-X, David Walsh, untuk menuntut ganti rugi.
>>> Jadwal dan Link Live Streaming Resmi Tes Pramusim F1 2026
Hingga kini, keberadaan Michael de Guzman masih misterius. Keluarga meyakini ia bersembunyi di Amerika Selatan.
Update Terbaru
Polisi Limpahkan Don Ritto ke Kejagung Besok
Kamis / 16-07-2026, 10:01 WIB
3 Fakta Menarik Usai Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 10:01 WIB
LG Resmikan Kelas Multimedia Berstandar Industri di SMKN 2 Tangsel
Kamis / 16-07-2026, 10:00 WIB
PALIT Rilis GeForce RTX 3060 Infinity 2 OC dengan VRAM 12GB untuk Gaming dan AI Lokal
Kamis / 16-07-2026, 10:00 WIB
Indonesia Negara dengan Belanja Pendidikan Terendah, Hanya 1,3% dari PDB
Kamis / 16-07-2026, 10:00 WIB
5 Cara Memilih Bedak untuk Kulit Kombinasi agar Makeup Tetap Segar
Kamis / 16-07-2026, 10:00 WIB
Mengenal Museum Date, Kencan Elegan ala Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi
Kamis / 16-07-2026, 10:00 WIB
Famicom Berusia 43 Tahun, Sakurai Sebut Konsol Paling Berpengaruh
Kamis / 16-07-2026, 09:57 WIB
Lebih dari 100 Anggota DPR AS Demokrat Dukung Blokir Bantuan Militer ke Israel
Kamis / 16-07-2026, 09:57 WIB
Sam Kerr Desak Investasi A-League Usai Gabung Gotham FC
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
Indiana Fever Ungguli Kompetitor WNBA Berkat Lonjakan Tembakan Jarak Jauh
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
Pemerintah AS Ganti Panel Perbudakan di Situs Presiden Philadelphia
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung H5N1 pada Burung Laut
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
R Kelly Ajukan Banding ke Trump untuk Pengurangan Hukuman
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB







