Perjalanan ke desa pedalaman Wabloi memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di jalur pegunungan curam. Hambatan lain: waktu tempuh darat berjam-jam dengan jalan menanjak dan menurun tajam.

Perahu motor kecil digunakan untuk menyeberangi perairan Maluku Tengah yang berombak. Sapi kurban diangkut dengan perahu motor dari pusat kota ke pulau-pulau kecil.

Kunjungan ke Desa Sepa di Masohi memerlukan kapal cepat selama dua jam. Guncangan ombak kuat sering membuat penumpang mual dan pusing.

Namun, rasa lelah sirna saat melihat antusiasme masyarakat menyambut bantuan. Warga Pulau Tiga menyambut sapi kurban dengan sorak sorai penuh kegembiraan.

La Januri mengungkapkan penghasilan harian warga tidak sebanding dengan harga daging. Daging sapi menjadi barang mewah yang tak tergantikan.

Meski bantuan tahun ini cukup banyak, jangkauan penyaluran belum ideal. Masih banyak daerah terpencil di Maluku yang belum tersentuh.

>>> Imbas Libur Panjang 2026, Pedagang Warteg Mengeluh Omzet Anjlok Drastis

Pihaknya berkomitmen terus meningkatkan jumlah hewan kurban setiap tahun. Harapannya, semakin banyak masyarakat pelosok kepulauan merasakan indahnya berbagi di hari raya.