Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions musim 2025/2026. Mereka mengalahkan Arsenal dalam drama adu penalti di Puskas Arena.

Pertandingan final berlangsung Minggu dini hari WIB. Skor imbang 1-1 di waktu normal, kemudian PSG menang 4-3 lewat adu penalti.

>>> Rizky Ridho dan Beckham Putra Reuni di Timnas Indonesia Proyeksi 2026

Fakta-Fakta Mengejutkan

Berikut adalah tujuh fakta menarik usai PSG menjadi juara Liga Champions 2026.

1.

PSG menjadi tim kedua dalam sejarah format modern Liga Champions (sejak 1992) yang mampu mempertahankan gelar secara berturut-turut.

Sebelumnya, hanya Real Madrid yang melakukannya pada 2016-2018.

2. Pelatih Luis Enrique kini mengoleksi tiga gelar Liga Champions.

Ia sejajar dengan Bob Paisley, Zinedine Zidane, dan Pep Guardiola. Hanya Carlo Ancelotti yang unggul dengan lima gelar.

3. Kai Havertz mencetak gol untuk Arsenal di menit ke-6.

Ia menjadi pemain keempat yang mencetak gol di final Liga Champions untuk dua klub berbeda (sebelumnya bersama Chelsea).

4. Final ini menjadi kali ke-12 partai puncak harus diselesaikan lewat adu penalti.

Terakhir kali terjadi pada musim 2015/2016 saat Real Madrid mengalahkan Atletico Madrid.

>>> Piala Dunia 2026: Spanyol Bertekad Akhiri Trauma Kelam Sejak 1986

5. Gol penyeimbang PSG dicetak Ousmane Dembele melalui penalti pada menit ke-65.

Penalti diberikan setelah Cristhian Mosquera melanggar Khvicha Kvaratskhelia.

6. PSG mendominasi penguasaan bola setelah tertinggal, namun pertahanan Arsenal disiplin hingga akhirnya jebol.

7. Kvaratskhelia nyaris membalikkan kedudukan, tetapi tendangannya membentur tiang gawang.

Jalannya Pertandingan

Arsenal unggul cepat pada menit ke-6 melalui Kai Havertz. Ia memanfaatkan bola pantul dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau kiper Matvey Safonov.

PSG bereaksi dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, pertahanan Arsenal tetap kokoh hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, PSG terus menekan. Pada menit ke-65, wasit menunjuk titik putih setelah Mosquera melanggar Kvaratskhelia.

Dembele sukses menjalankan tugasnya.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. Babak tambahan 2x15 menit juga tidak menghasilkan gol tambahan.

Pada adu penalti, mental pemain PSG lebih unggul. Mereka menang 4-3 dan memastikan gelar juara.

>>> BMKG Prakirakan Cuaca Surabaya Dominan Berawan Sepanjang Malam Hingga Esok Pagi

Bagi Arsenal, kekalahan ini menjadi mimpi buruk setelah sempat unggul. Namun, performa mereka sepanjang musim tetap patut diapresiasi.