PSG Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti di Final Liga Champions
Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mengalahkan Arsenal dalam babak adu penalti pada final Liga Champions yang digelar di Budapest.
Kekalahan ini terasa pahit bagi Arsenal setelah tendangan bek mereka, Gabriel, melambung di atas mistar gawang.
>>> 15 Statistik Menarik Final Liga Champions: PSG vs Arsenal
Gabriel maju sebagai penendang kelima setelah Eberechi Eze juga gagal menyarangkan bola ke gawang PSG.
Sportivitas Marquinhos
Kapten PSG, Marquinhos, menunjukkan sportivitas dengan menghampiri Gabriel yang terpuruk setelah gagal mengeksekusi penalti.
Aksi tersebut mendapat pujian dari kapten Arsenal, Martin Odegaard.
"Dia seorang gentleman. Ia mungkin salah satu pemain paling berpengalaman yang masih aktif saat ini," ujar Odegaard.
Odegaard menilai sikap Marquinhos lahir dari pengalamannya di pertandingan besar.
"Dia sudah merasakan kedua sisi dari final seperti ini, dan dia tahu apa yang sedang kami rasakan saat ini," kata Odegaard.
Keputusan Penalti Gabriel
Legenda Arsenal, Thierry Henry, mempertanyakan keputusan menunjuk Gabriel sebagai penendang kelima karena dianggap terlalu berisiko.
>>> Emil Audero Catat Rekor Penyelamatan Terbanyak di Serie A 2025/2026
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengonfirmasi bahwa penunjukan itu merupakan permintaan Gabriel sendiri.
"Dia yang ingin mengambil nomor lima," kata Arteta.
Arteta menambahkan bahwa timnya sudah berlatih keras, namun komposisi penendang berubah karena pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.
"Normalnya penendang penalti kami adalah Bukayo, Martin, dan Kai. Hari ini kami tahu jika masuk ke perpanjangan waktu dan penalti, penendangnya akan berbeda," ujar Arteta.
Meskipun terpukul, Arteta mengakui efisiensi pemain lawan yang lebih tenang pada momen krusial.
"Ebs tidak pernah gagal saat latihan penalti, tapi Anda harus melakukannya di momen seperti ini," kata Arteta.
Kegagalan mengeksekusi penalti menjadi evaluasi besar bagi Arsenal yang gagal membawa pulang trofi.
>>> Veda Ega Pratama Picu Lonjakan Permintaan Tiket Moto3 Mugello 2026
"Kami tidak seberuntung mereka dalam hal presisi dan efisiensi, dan itulah alasan kami belum memenangkannya," tutur Arteta.
Update Terbaru
Polisi Limpahkan Don Ritto ke Kejagung Besok
Kamis / 16-07-2026, 10:01 WIB
3 Fakta Menarik Usai Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 10:01 WIB
LG Resmikan Kelas Multimedia Berstandar Industri di SMKN 2 Tangsel
Kamis / 16-07-2026, 10:00 WIB
PALIT Rilis GeForce RTX 3060 Infinity 2 OC dengan VRAM 12GB untuk Gaming dan AI Lokal
Kamis / 16-07-2026, 10:00 WIB
Indonesia Negara dengan Belanja Pendidikan Terendah, Hanya 1,3% dari PDB
Kamis / 16-07-2026, 10:00 WIB
5 Cara Memilih Bedak untuk Kulit Kombinasi agar Makeup Tetap Segar
Kamis / 16-07-2026, 10:00 WIB
Mengenal Museum Date, Kencan Elegan ala Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi
Kamis / 16-07-2026, 10:00 WIB
Famicom Berusia 43 Tahun, Sakurai Sebut Konsol Paling Berpengaruh
Kamis / 16-07-2026, 09:57 WIB
Lebih dari 100 Anggota DPR AS Demokrat Dukung Blokir Bantuan Militer ke Israel
Kamis / 16-07-2026, 09:57 WIB
Sam Kerr Desak Investasi A-League Usai Gabung Gotham FC
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
Indiana Fever Ungguli Kompetitor WNBA Berkat Lonjakan Tembakan Jarak Jauh
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
Pemerintah AS Ganti Panel Perbudakan di Situs Presiden Philadelphia
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung H5N1 pada Burung Laut
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB
R Kelly Ajukan Banding ke Trump untuk Pengurangan Hukuman
Kamis / 16-07-2026, 09:56 WIB







