Manajemen Persib Bandung memastikan sanksi larangan registrasi pemain baru dari FIFA tidak memengaruhi stabilitas maupun agenda persiapan tim menjelang musim depan.

Otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut menjatuhkan hukuman akibat permasalahan administratif terkait penyelesaian pemutusan kontrak sepihak mantan pemain asing asal Filipina, Daisuke Sato, pada tahun 2023.

>>> Krisis Pemain Bayangi Kawasaki Frontale Jelang Lawan Sanfrecce

Langkah pemutusan kerja sama tersebut diambil manajemen Maung Bandung demi mendatangkan penjaga gawang Kevin Ray Mendoza untuk memenuhi kuota pemain asing Asia di bawah arahan pelatih Bojan Hodak.

Klaim Manajemen: Bukan Tunggakan Gaji

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa perkara ini murni masalah birokrasi kontrak dan bukan disebabkan oleh kelalaian hak finansial.

"Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub," ujar Adhitia.

Pihak manajemen saat ini sedang menyelesaikan seluruh tanggung jawab yang menjadi bagian dari keputusan tersebut agar status penangguhan pendaftaran pemain bisa segera ditinjau ulang.

"Setelah kewajiban tersebut diselesaikan, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut dapat ditinjau dan dicabut," kata Adhitia.

Operasional Tetap Berjalan

Klub berjuluk Maung Bandung yang baru saja merengkuh trofi BRI Super League 2025/2026 ini memastikan seluruh program kerja strategis operasional tetap berjalan sesuai target.

>>> Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik Juni 2026

"Aktivitas operasional, persiapan tim, serta berbagai agenda strategis yang telah direncanakan tetap berjalan dengan baik dan sesuai target," tutur Adhitia.

Sengketa hukum dan urusan administrasi dinilai sebagai bagian dari dinamika industri sepak bola profesional yang dapat diselesaikan secara terbuka melalui komitmen kerja organisasi yang sehat.