Gubernur North Carolina Teken Anggaran yang Alihkan Dana Bantuan Hukum
Gubernur North Carolina Josh Stein menandatangani anggaran negara bagian senilai US$34,4 miliar yang mengalihkan dana program Interest on Lawyers' Trust Accounts (IOLTA) dari bantuan hukum perdata ke layanan pembelaan pidana bagi masyarakat tidak mampu.
Langkah ini menjadikan North Carolina satu-satunya negara bagian di Amerika Serikat yang melakukan pengalihan tersebut.
>>> Jordan Belfort Lunasi Kewajiban Restitusi Pengadilan Setelah Lebih dari 20 Tahun
Pengalihan dana terjadi setelah pembekuan selama setahun atas dana perwalian berusia 40 tahun itu oleh anggota parlemen Partai Republik.
Mereka khawatir tentang keselarasan politik penerima hibah di masa lalu.
Akibat pembekuan, layanan hukum berkurang dan kantor-kantor bantuan hukum tutup di berbagai wilayah, merugikan populasi rentan.
Ketentuan Baru dalam Anggaran
Berdasarkan anggaran baru, hingga US$15 juta per tahun fiskal dari pendapatan IOLTA yang diterima setelah 1 Juli 2025 akan dialokasikan untuk Dana Pengacara yang Ditunjuk Swasta (Private Assigned Counsel Fund) bagi terdakwa pidana berpendapatan rendah.
Sementara itu, hibah bantuan hukum perdata dibatasi maksimal US$2 juta per tahun dari cadangan lama, dengan larangan ketat untuk imigrasi, perawatan afirmasi gender, dan advokasi kebijakan.
Anggaran juga merombak Dewan Pengawas IOLTA, mengalihkan kewenangan pengangkatan mayoritas dari Dewan Pengacara Negara Bagian kepada penunjukan politik oleh pimpinan Majelis Umum dan ketua Mahkamah Agung negara bagian.
Kritik dari Berbagai Pihak
Gubernur Stein mengakui adanya kelemahan kebijakan saat mengumumkan penandatanganan anggaran di Kediaman Eksekutif North Carolina. "Saya tidak akan menutup-nutupi kekurangan anggaran ini," ujarnya.
Ia menekankan dampak negatif terhadap warga miskin yang membutuhkan perwakilan hukum perdata. "Ini secara kejam menghukum orang-orang berpendapatan rendah yang membutuhkan akses keadilan," kata Stein.
Update Terbaru
Strategi Jitu Tingkatkan Penjualan Produk Hortikultura Organik di Lapak Tani 2026
Selasa / 14-07-2026, 22:01 WIB
Dapur Trump National Golf Club Dihantam Pelanggaran Kesehatan
Selasa / 14-07-2026, 22:00 WIB
Tom Holland Akui Dicueki Erling Haaland: Pengalaman yang Merendahkan
Selasa / 14-07-2026, 22:00 WIB
Suni Lee Umumkan Comeback ke Senam, Target Olimpiade Los Angeles?
Selasa / 14-07-2026, 22:00 WIB
Taco Bell Diselidiki Terkait Wabah Parasit Diare Eksplosif
Selasa / 14-07-2026, 22:00 WIB
Trump Bandingkan Perang AS vs Iran dengan Perang Vietnam
Selasa / 14-07-2026, 22:00 WIB
PK Kemsley Tuding Dorit Abaikan Krisis Keuangan Keluarga
Selasa / 14-07-2026, 21:59 WIB
John Terry: Bellingham Sudah Sekelas Zinedine Zidane
Selasa / 14-07-2026, 21:59 WIB
Harga Ayam dan Telur Mulai Pulih Berkat MBG dan Berakhirnya Bulan Suro
Selasa / 14-07-2026, 21:59 WIB
Statistik Kunci Inggris vs Argentina: Duel Seimbang Menuju Final Piala Dunia 2026
Selasa / 14-07-2026, 21:57 WIB
Lamine Yamal Sesumbar: Prancis Bakal Juara Piala Dunia 2026 Andai Bisa Lewati Spanyol
Selasa / 14-07-2026, 21:56 WIB
Pengemudi DoorDash Terlindas Mobil Buron, Tetap Antar Pesanan
Selasa / 14-07-2026, 21:56 WIB
Pemerintah Trump Ancam Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional ICC
Selasa / 14-07-2026, 21:56 WIB
Kemenhaj Minta Rp4 Triliun untuk Pertahankan Lokasi Tenda Haji 2027
Selasa / 14-07-2026, 21:56 WIB







