Selain itu, pemerintah daerah mengharapkan perusahaan yang beroperasi di Bali melengkapi izin usaha serta domisili di Bali, memenuhi kewajiban pajak daerah, dan memanfaatkan layanan perbankan dari Bank BPD Bali.

Pihak BaliCEB juga diminta untuk berkontribusi aktif dalam mencetak serta membina PCO dan EO lokal agar mampu berdaya saing di tingkat internasional.

Green MICE dan Kendaraan Listrik

Konsep ramah lingkungan atau green MICE turut menjadi agenda utama dalam pembahasan demi menjadikan Bali sebagai percontohan destinasi berkelanjutan di dunia.

Mulai tahun 2028, angkutan pariwisata di Bali direncanakan wajib beralih menggunakan kendaraan listrik, yang didukung oleh perluasan jaringan stasiun pengisian daya (charging station) oleh pemerintah.

Sektor kuliner juga diarahkan untuk mengangkat gastronomi lokal dengan menyajikan makanan khas seperti ayam betutu, klepon, dan plecing sebagai hidangan utama acara.

Penggunaan bahan pangan organik lokal ikut digalakkan demi mendukung diversifikasi pangan melalui rencana kompetisi kuliner berbahan non-beras.

Gubernur Bali turut menginstruksikan pengumpulan data menyeluruh terkait pelaku usaha dan tenaga kerja pariwisata demi penyusunan kebijakan strategis, di samping mendorong perguruan tinggi lokal untuk menarik mahasiswa asing belajar kebudayaan dan hospitalitas selama 3 hingga 6 bulan.

>>> NASA Siap Umumkan Astronaut untuk Misi Artemis III ke Bulan

"Goal-nya, masyarakat dunia belajar pariwisata di Bali," kata Gubernur Bali Wayan Koster.