Pemprov Bali Perkuat Aksesibilitas Transportasi Bandara Ngurah Rai
Pemerintah Provinsi Bali memprioritaskan penguatan aksesibilitas transportasi menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai. Langkah ini diambil untuk mengatasi kemacetan dan menjaga kenyamanan ekosistem pariwisata daerah.
Gubernur Bali Wayan Koster menekankan urgensi penanganan kemacetan di jalur keluar masuk bandara. Menurutnya, posisi vital bandara dalam industri pariwisata menuntut infrastruktur penunjang yang bebas hambatan.
>>> Haaland Cetak Dua Gol, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
"Penguatan aksesibilitas transportasi keluar masuk bandara menjadi perhatian urgen karena berkaitan dengan isu kemacetan. Jika tidak diantisipasi, persoalan ini dapat mempengaruhi citra pariwisata Bali," kata Koster.
Data menunjukkan lonjakan signifikan pergerakan penumpang di bandara tersebut.
Pada tahun 2025, tercatat 7,05 juta wisatawan mancanegara dan 9,2 juta wisatawan domestik, total lebih dari 16 juta orang.
Sinergi Lintas Instansi
Melalui forum diskusi bersama InJourney Airports, Pemprov Bali mendorong rumusan terintegrasi untuk menangani kemacetan di Badung dan Denpasar.
Koster meminta pemetaan alur kendaraan secara menyeluruh.
>>> Norwegia Hajar Irak 4-1 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
"Petakan betul setiap titiknya, ini tak bisa fokus di satu titik saja. Alur kendaraan harus benar-benar dipetakan," ujarnya.
Pihak pengelola bandara menyambut baik diskusi tersebut sebagai wadah menghimpun masukan komprehensif. Penguatan aksesibilitas juga didukung studi ilmiah bersama Universitas Udayana.
Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi PT Angkasa Pura Indonesia, Ferry Kusnowo, mengatakan kerja sama dengan Universitas Udayana telah menghasilkan kajian komprehensif terkait aksesibilitas dari dan menuju bandara.
Ferry menegaskan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada sinergi lintas instansi secara bertahap.
>>> Kawasaki Brusky 125 Siap Saingi Honda Vario 125 di Pasar Skutik 125 cc
"Kami mengharapkan masukan dan kontribusi konstruktif dari seluruh pihak agar program penguatan aksesibilitas ini dapat berjalan optimal," tuturnya.
Update Terbaru
Kapan Harus Mengganti Sepatu Lari? Kenali Tanda Kerusakan dan Risikonya
Rabu / 17-06-2026, 08:24 WIB
Honda Luncurkan Aplikasi Trail Experience untuk Rekam Petualangan Off-Road
Rabu / 17-06-2026, 08:21 WIB
Polda Metro Jaya Buka Layanan Perpanjangan SIM di Jakarta Hari Ini
Rabu / 17-06-2026, 08:20 WIB
Kylian Mbappe Lewati Rekor Gol Lionel Messi di Piala Dunia
Rabu / 17-06-2026, 08:20 WIB
Yamaha Pajang Skutik Adventure Gear Ultima Kolaborasi Extra Joss di JFK 2026
Rabu / 17-06-2026, 08:20 WIB
Timnas Yordania Siap Debut di Piala Dunia 2026 Hadapi Austria
Rabu / 17-06-2026, 08:20 WIB
IHSG Mulai Menunjukkan Sinyal Pemulihan Setelah Koreksi Tajam
Rabu / 17-06-2026, 08:20 WIB
MBMA Usulkan Perubahan Direksi Baru dalam RUPST Mendatang
Rabu / 17-06-2026, 08:20 WIB
Kylian Mbappe Cetak Dua Gol dan Lampaui Rekor Gol Timnas Prancis
Rabu / 17-06-2026, 08:19 WIB
Bank Sentral Dunia Borong Emas untuk Amankan Cadangan Devisa
Rabu / 17-06-2026, 08:19 WIB
River Plate Negosiasikan Transfer Thiago Almada dari Atletico Madrid
Rabu / 17-06-2026, 08:19 WIB
Kemenag RI Rilis Jadwal Puasa Muharram 2026, Termasuk Tasua dan Asyura
Rabu / 17-06-2026, 08:17 WIB
Pertamina Jelaskan Struk Pertalite Rp18.040 per Liter di SPBU
Rabu / 17-06-2026, 08:17 WIB
Tasya Farasya Rekomendasikan Dua Skincare Wardah untuk Anti Aging
Rabu / 17-06-2026, 08:17 WIB






